Four Ingredients of a Good Enterprise

Four Ingredients of a Good Enterprise :

Levi Strauss & Company thoughtfully tied its core values to its history and experience with an explicit assumption that business can drive profits through principles and that the company’s values give it a competitive advantage.

The following passage from its “Vision and Values” statement appears on the company’s website derive from 240 years of experiences as an Enterprise :

First : “Empathy – walking in other people’s shoes
Empathy begins with paying close attention to the world around us. We listen and respond to the needs of our customers, employees, and other stakeholders.

Second : Originality – being authentic and innovative
The pioneering spirit that started in 1873 with the very first pair of blue jeans still permeates all aspects of our business. Through innovative products and practices, we break the mold. Baca lebih lanjut

Iklan

#5Milyar

resolusi

“Omset meningkat 10 kali lipat!!” adalah salah satu dari resolusi saya di tahun 2013. Karena itulah untuk pertama kalinya setelah sekian lama belajar berbisnis, saya bertemu dengan konsultan bisnis dan keuangan untuk membongkar dan memperbaiki manajemen bisnis saya.

Tidak main-main, konsultan yang saya temui ini dari Belanda, namanya Mr. Rob. Bukan karena saya royal banget sanggup bayar konsultan dari Belanda ini, tapi justru karena gratisan. hehe.. Dulu pernah kenalan di sebuah event, jadi manfaatin jaringan pertemanan deh. 🙂 Baca lebih lanjut

7 Harga yang harus di bayar Pengusaha Sukses

Anda akan menjadi apapun yang Anda inginkan, jika Anda tahu persis yang Anda inginkan dan bersedia membayar harga untuk mendapatkan yang Anda inginkan.
Ada 7 harga yang harus dibayar untuk menjadi pengusaha sukses, yaitu:

1. Hidup Hemat
“Ketika memulai usaha, kamu berisiko menjadi sangat miskin harta. Kamu memerlukan setiap sen uang yang kamu miliki. Semua founder, pendiri usaha yang sukses, awalnya hidup dengan sangat hemat. Mereka menggunakan setiap sen uangnya untuk diputarkan ke dalam bisnis.

2. Sedikit Waktu Senggang
“Pada saat kamu menjadi pengusaha dan berada di tahap-tahap awal, banyak pekerjaan yang mendesak dan harus segera selesai, silakan tebak siapa yang akhirnya lembur dan begadang untuk menyelesaikan pekerjaan itu?”

3. Menunda Kesenangan
“Ketika usaha bertambah maju, ada saat-saat tertentu perusahaan memiliki kelebihan uang tunai. Pada saat itu tiba, kamu akan ‘merasa’ memiliki banyak uang. Padahal itu bukan uang kamu, tapi itu adalah uang perusahaan. Nah, inilah saat-saat yang paling berbahaya bagi entrepreneur pemula. Mereka sering tergelincir.” Baca lebih lanjut