16 Mei 1998-Ingatan Menolak Lupa

16 Mei 1998. Tiba-tiba kelas dibubarkan, dan para murid dipulangkan. Yang saya ingat cuma langit waktu itu gelap, bukan mendung, tapi gelap karena asap. Orang-orang bilang kerusuhan.

Waktu SD itu saya biasa pulang sama sepupu yang kelasnya diatas saya 1 tingkat. Biasa kami dijemput, cuma karena karena dipulangkan mendadak, jadi tidak ada yang jemput.

Jarak SD ke rumah dipikir-pikir pun tak terlalu jauh, cuma 2-3 KM paling. Jadilah kami berjalan. Cuma jalanan sepi, ruko-ruko pinggir jalan tutup semua. Tembok dan pintu-pintunya dipilox besar-besar dengan tulisan “MILIK PRIBUMI”. Walau waktu itu saya belum paham-paham banget apa maksudnya, tapi tetap saja terasa mencekam. Baca lebih lanjut