Inovasi sebagai Penentu Kemajuan Bangsa

Ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) menjadi sebuah solusi di tengah berbagai permasalahan yang muncul dilajunya perkembangan manusia di dunia. Tuntutan masyarakat akan kemudahan dan kecepatan dalam peningkatan produktivitas serta pelayanan memerlukan Iptek yang inovatif sebagai solusi dalam menghadapai persoalan bangsa.

Di sisi lain, ekonomi berbasis pengetahuan (knowledge-based economy) diharapkan mampu meningkatan produktivitas, nilai tambah, dan peningkatan keunggulan kompetitif.  Inovasi merupakan kata kunci penting dalam perubahan ke ekonomi berbasis pengetahuan tersebut. Hal tersebut dapat memberikan manfaat ekonomi dan sosial.  Manfaat ekonominya adalah meningkatkan efisiensi dan produktivitas, meningkatkan pendapatan, menciptakan lapangan kerja baru, dan menggerakkan sektor-sektor ekonomi yang lain. Manfaat sosialnya adalah menggerakkan perubahan perilaku sosial di masyarakat menjadi masyarakat yang memiliki keunggulan kompetitif, yaitu produktif dan bijak dalam pemanfaatan sumber daya ekonomi lokal. Baca lebih lanjut

#5Milyar

resolusi

“Omset meningkat 10 kali lipat!!” adalah salah satu dari resolusi saya di tahun 2013. Karena itulah untuk pertama kalinya setelah sekian lama belajar berbisnis, saya bertemu dengan konsultan bisnis dan keuangan untuk membongkar dan memperbaiki manajemen bisnis saya.

Tidak main-main, konsultan yang saya temui ini dari Belanda, namanya Mr. Rob. Bukan karena saya royal banget sanggup bayar konsultan dari Belanda ini, tapi justru karena gratisan. hehe.. Dulu pernah kenalan di sebuah event, jadi manfaatin jaringan pertemanan deh. 🙂 Baca lebih lanjut

Challenge The World

Belakangan ini saya sering melihat mahasiswa-mahasiswa semakin giat mengikuti lomba dan kompetisi baik lokal maupun internasional. Ini sebenarnya adalah hal yang baik, karena semakin sering mahasiswa-mahasiswa Indonesia berkompetisi di kelas dunia, maka wawasannya semakin terbuka, dan positifnya bila menang tentunya secara tidak langsung akan mengangkat nama Indonesia di mata dunia, setidaknya di mata kompetitor dari negara lain yang mengikuti kompetisi tersebut.

Karena itulah saya coba berinisiatif membuat blog agregat yang berisi informasi kompetisi dan lomba yang ada di Indonesia maupun internasional. Agar kawan-kawan mahasiswa bisa merujuk ke blog tersebut dan tidak ketinggalan informasi mengenai lomba pun kompetisi yang ada.

Saya membuat blog Challenge The World yang menempel pada domainya Majalah Inovasi. Biar tidak terlalu banyak blog yang mesti di manage, sekaligus memperkaya isi dari si Majalah Inovasi itu sendiri. Ya mudah-mudahan saja bisa bermanfaat bagi orang banyak. Aamiin…

**

berikut opening word pada site Challenge The World :

Challenge The World (CTW) adalah media informasi kompetisi dan lomba terlengkap di Indoensia. Memiliki berbagai informasi yang uptodate mengenai lomba bisnis, lomba sains, lomba seni, lomba teknologi dan sebagainya. Segmen dan sasaran lombanya pun bermacam-macam dari mulai siswa, mahasiswa, alumni, dan juga masyarakat umum se- Indonesia.

CTW yang merupakan rubrik dari Majalah Inovasi ini tidak hanya menyiarkan informasi tentang kompetisi dan lomba yang berasal dari Indonesia, namun juga berskala internasional. Harapannya agar masyarakat Indonesia bisa semakin terpacu dan kompetitif dalam ajang internasional.

Adapun Kategori yang ada di CTW terbagi menjadi 6 bidang yakni : Lomba Bisnis, Lomba Seni dan Desain,Lomba Sosial dan SainsLomba Teknologi dan EngineeringLomba Sains dan Matematika, dan Lomba Lainnya. Langsung saja klik pada tombol-tombol di bawah ini untuk mencari lomba dan kompetisi yang cocok untuk anda ikuti :

  • Business
  • Art and Desain
  • Social Science
  • Technology and Engineering
  • Natural Science and Mathematics
  • Other Event

Salam,

Admin CTW

Sekilas Intermediator Teknologi koridor Jawa Barat


Kegiatan intermediasi teknologi mempunyai tujuan utama agar hasil penelitian dan pengembangan yang pada umumnya berupa teknologi dari pihak akademisi (Lembaga Penelitian Kementerian / Universitas / Peneliti) dapat diaplikasikan oleh pihak pengguna teknologi (bisnis / investor) secara komersial. Hal tersebut pada akhirnya dapat meningkatkan daya saing sekaligus menguatkan perekonomian bangsa dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Kegiatan intermediasi teknologi dilakukan oleh paraintermediator teknologi. Tugas utamaintermediator teknologi adalah membangun komunikasi agar tercipta kolaborasi antara penghasil teknologi (Inventor / Inovator) dan pengguna teknologi dalam komersialisasi hasil litbang/teknologi. Untuk membangun komunikasi antara kedua pihak tersebut. paraintermediator dituntut untuk mampu memahami kedua belah pihak secara jelas dan detil. Pemahaman tersebut merupakan dasar yang dapat dijadikan acuan untuk menentukan metodologi yang layak dipilih untuk menjamin kesuksesan sebuah proyek / kegiatan intermediasi.

**

Dibawah ini adalah sekilas profil intermediator teknologi koridor jawa barat.


Sekilas Intermediator Teknologi Koridor Jawa Barat

View more PowerPoint from Panji Prabowo

 

Twit #gayahidup

Berikut adalah kumpulan twit saya sampaikan pada 13 Mei 2012. Twit ini membahas tentang perubahan #gayahidup dan peluang bisnis yang ada di dalamnya.

Untuk diskusi lebih lanjut silakan follow twitter @panjiprabowo

Check this out (baca dari bawah ke atas)

@panjiprabowo
Yg baik itu character and reputation kongruen. Jd jauh dr topik awal yg #gayahidup tp gpp deh. Mari kita cukupkan wassalam.

@panjiprabowo
Ttg branding td. “character is like a tree and reputation like a shadow. Shadow is what we think, and tree is the real thing” 🙂 #osn

@panjiprabowo
Contoh yg bs hancur gmana?. Ada yg bs jawab ga kenapa PLN ga punya twitter? Hehehe.. @RayFen_SEniman #q

@panjiprabowo
Jd pengen sentuh dikit ttg #osn (online social media). Produk bs besar krn osn, maichih n twitter misalnya. Tp bs jg jd hancur. #gayahidup

@panjiprabowo
Tp cluenya td udh ada didepan. 50% masyarakat ponselnya smartphone dan terkoneksi ke jejaring sosial 🙂 @RayFen_SEniman Baca lebih lanjut

Cracking Zone “Sebuah Perubahan”

Sadarkah Anda bangsa ini telah mengalami perubahan yang sangat besar? Pertanyaan itulah yang mengawali cover preview buku Cracking Zone yang ditulis oleh Rhenald Kasali.

Perubahan sangat besar yang dimaksud oleh Rhenald adalah gejala-gejala ekonomi yang ditandai oleh empat pilar. Pertama, Pendapatan per kapita yang menyentuh US$ 3.000. Kedua,jumlah ponsel yang mendekati populasi, dan 50% di antaranya mempunyai kapasitas mengakses jejaring sosial. Ketiga, menguatnya gejala freemium dalam bisnis. Dan keempat, munculnya Gen C yang cepat berubah karena terhubung satu dengan lainnya.

Menurut Rhenald, dalam suasana transformatif itulah seorang craker lahir atau muncul. Cracker muncul untuk membuat suasana kompetitif yang jenuh menjadi lebih dinamis. Cracker menciptakan retakan-retakan perubahan. Cracker muncul bukan semata memperbaharui organisasi atau perusahaannya, melainkan industrinya.

Buku yang menjadi national best seller dalam waktu kurang dari tiga bulan ini terbagi menjadi empat bagian besar. Bagian pertama mengulas tentang fakta-fakta baru yang menandakan cracking zone. Bagian kedua mertajuk “Breaktrough” mengulas tentang banyak contoh personalcracker. Bagian ketiga mengulas tentang manajemen cracking zone. Dan bagian terakhir sebagai epilog menceritakan tentang crackership.

Inilah buku perubahan yang dicari banyak orang. Sebuah hasil kajian yang membuka mata dan membuat Anda ingin segera bertindak. Jika Anda seorang leader, maka itu tidak cukup, jadilah seorang cracker. (Pn)

Judul Buku      : Cracking Zone

Penulis             : Prof. Rhenald Kasali, Ph.D

Penerbit           : PT. Gramedia Pustaka Utama

Tahun Terbit    : 2011

Tebal               : 356 halaman

(sumber : http://majalahinovasi.com)