Bagaimana takdir mempertemukan orang-orang

Ada pasangan suami-istri telah menikah 10thn dan belum dikaruniai anak, sebut saja pasangan A. Pasangan yang lain baru 1thn sudah dikaruniai anak sebut saja pasangan B.

Kedua pasangan ini bukan dalam 1 kota, bahkan bukan dalam 1 pulau. Mereka terpisah secara geografis dan sosiologis. Mereka tidak terkoneksi sama sekali.

Ditahun ke-11 pasangan A akhirnya melahirkan seorang putra, anak pertama mereka. 40 hari kemudian pasangan B juga melahirkan lagi seorang putri, anak ke-2 bagi pasangan B.

16 tahun kemudian putra dari pasangan A ingin kuliah di bandung. Dan putri pasangan B ingin kuliah di jakarta. Lokasi yang sama sekali berbeda dengan tempat asal mereka. Baca lebih lanjut

Bis, Angkot SSC, dan ITB

Lima atau Enam tahun yang lalu, kalau sedang libur kuliah saya pulang ke jakarta dari bandung itu seringnya naik bis jurusan garut-jakarta. Saya ke gerbang tol deket jatinangor dulu baru naik bis jurusan tersebut.

Memang agak muter, tapi jauh lebih murah. Karena dianggap naik dari tengah trayek jadi cuma bayar 21-25ribu. Jauh lebih terjangkau dibanding travel yang 60-75ribu harganya. Waktu itu ga punya uang segitu yang bisa dihamburkan untuk sekedar transportasi 🙂 Baca lebih lanjut

Kaleidoskop 2011 (via @panjiprabowo #2011atglance)

Akhir Tahun adalah waktu yang paling tepat untuk merefleksikan diri. Salah satu caranya adalah dengan melihat apa yang sudah kita lakukan setahun kebelakang. Dan inilah kaleidoskop tahun 2011 saya yang penuh hikmah dan berkah. Karena dicopas via twitter (@panjiprabowo) jadi bacanya dari bawah ke atas 🙂

@panjiprabowo
Dan akhirnya des11. Ganti status jadi engaged #eeaaa.. Baru aja 22des kmarin 🙂 Resminya ntr malem atw besok deh diumumin. #2011atglance

‏@panjiprabowo
@aria_sky monggo.. Liat #2011atglance 😀

@panjiprabowo
Okt-Nov11.#tourdeeurope.Touring Blnda-Jrmn-Prncis-Austria-Italia,pdhl thn2010 cm ngagul doang mw kliling eropa.Alhamdulillah.#2011atglance

‏@panjiprabowo
Okt11. Milad ane ke23 di jerman boi. Dirayain pula sama anak2 #intertek @aria_sky @AriEkoPrasethio @IntanSutarto @izhanf dll #2011atglance

‏@panjiprabowo
Oia, jun11 bikin Aska Foundation, sbg langkah awal kontribusi kami di dunia pendidikan. #2011atglance

‏@panjiprabowo
Okt11. Menginjakan kaki pertama kali di tanah eropa. #2011atglance

‏@panjiprabowo
Cek ditimeline Mei-Juli11 itu bulannya hastag #tourdejava dan #tourdesumatera . Jalan2 pencarian jati diri, #Opooo #2011atglance

‏@panjiprabowo
Mei-Juli11 bulan2 yg penuh petualangan. mulai dr naik bis omprengan dijawatengah,sampe kesasar dihutan karet lampung. #2011atglance

‏@panjiprabowo
Kelupaan Mar11.Kayaknya bln ini prtama kali pembentukan n proyek prtama Ganesha Corporation deh. Bener ga brow @gesafalugon ? #2011atglance

‏@panjiprabowo
Apr11. WISUDA!!!tepatnya 9april11,one of my best day lah itu hari. Ternyata blm ada setahun ya,rasanya dah lama betul.haha #2011atglance

@panjiprabowo
Apr11. WISUDA!!!tepatny 9april11,one of my best day lah itu hari. Trnyata blm ada setahun ya,rasanya dah lama betul.haha

@panjiprabowo
Feb11.Aksi trkhir sbg mhssw,demo krktorat,eh mlemny diajakn mkn brg sm rktor.cc: @MrHerryDhrmawan @gesafalugon @ryanalfiannoor #2011atglance

‏@panjiprabowo
jan11.stlh brhari2 mncari tmpat yg ok utk outlet butik,akhirny dpt di PIK jkrta timur. Jd rsmilah kami jd pdagang baju haha #2011atglance

‏@panjiprabowo
Sbnrnya pagi2 gerimis gini, ga ada kerjaan slain nonton tv-one dan ngemil pisang goreng, jadi menyibukan diri dg twit #2011atglance hehe..

‏@panjiprabowo
Dipenghujung tahun, mari kita kenang apa2 yg sdh qt lakukan di2011. #2011atglance

Nasihat dari para ‘Abang’

Kalau orang bilang hidup itu ga mudah, ya memang ga mudah, tempat ini adalah ujian buat tempat hidup selanjutanya, dan sejak kapan ujian itu pernah mudah. Kecuali mungkin ujian ngambil SIM, hehehe..
Hidup itu perlu kerja keras, kejujuran dan keikhlasan. Setidaknya 3 hal itulah yang aku dapat dari perjalanan bertemu dengan para alumni, hari minggu kemarin.

***

Pertama dari Pak Hiramsyah (Teknik Arsitektur ITB’81), President Director & CEO Bakrieland.

“manusia itu terbagi jadi 3 unsur, pertama fisik,yang ini butuh kerja keras. kedua otak,yang ini butuh kerja cerdas. ketiga ruhiyah/jiwa, yang ini butuh kerja ikhlas.dan keikhlasan ini yang bisa membuat kita jadi luar biasa” Baca lebih lanjut

Da’wah Bil Hikmah

“Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dia-lah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk,” (QS An-Nahl [16]: 125).

Kewajiban dakwah ada pada setiap pundak umat Islam tanpa terkecuali.  Umat Islam, sesuai dengan kapasitas dan kemampuannya, dituntut untuk melakukan dakwah di mana pun ia berada. Dakwah tidak hanya terbatas di atas mimbar masjid. Di sekolah, pasar, terminal dan semua tempat adalah medan dakwah.Seorang guru berdakwah mengajak para muridnya hidup di jalan Allah Swt. Seorang pedagang bisa berdakwah dengan menerapkan prinsip-prinsip Islam dalam berdagang. Seorang pejabat bisa berdakwah dengan menerapkan nilai dan moral Islam dalam mengelola negara dan menghimbau masyarakat untuk mentaati norma-norma agama. Pendek kata, semua orang bisa berdakwah sesuai dengan kapasitas dan kemampuannya.

Dalam al-Quran banyak ayat yang berkaitan dengan dakwah, baik menyangkut materi, metodologi, subjek maupun objeknya. Secara bahasa, dakwah berarti memanggil, mengajak, atau menyeru. Menurut Muhammad al-Wakil dalam Ushuhlu ad-Dakwah Waadabu ad-Duat, dakwah artinya “mengumpulkan manusia dalam kebaikan dan menunjukan mereka kepada jalan yang benar dengan cara amar ma’ruf nahi munkar.” Sandaran dari pendapat ii merujuk pada firman Allah Swt yang berbunyi, “Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang mengajak kepada kebaikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar, mereka itulah orang-orang yang beruntung,” (QS Ali Imran [3]: 104).

Ayat tersebut merupakan landasan umum mengenai dakwah: amar ma’ruf nahi munkar. Tak diragukan lagi bahwa ajaran tentang dakwah merupakan bagian integral agama Islam. Di samping tuntutan agar hidup secara Islami, kita juga dituntut untuk menyebarkan ajaran Islam kepada seluruh manusia. Dalam praktiknya, dakwah seringkali menghadapi hambatan atau tantangan bahkan kegagalan. Kendala-kendala itu sebenarnya bukan karena materi atau substansinya, tetapi karena metode atau caranya yang kurang tepat. Tidak sedikit substansi dakwahnya bermutu, karena tidak tepat cara penyampaiannya, menjadi sulit dimengerti atau ditolak oleh umat.

Metode Dakwah

Pepatah arab menyatakan “ath-thariqatu ahammu min al-maddah” (cara atau metode penyampaian lebih penting dari subtansi yang disampaikan). Kata mutiara ini mengajarkan bahwa metode atau cara dalam menyampaikan sesuatu lebih penting dari substansi yang disampaikan. Misalnya, dakwah dalam bentuk nasihat yang baik jika disampaikan dengan perkataan yang menyakitkan hati atau menyinggung harga diri cenderung akan ditolak. Alih-alih menyadarkan seseorang akan kesalahan yang dilakukannya, nasihat yang disampaikan dengan perkataan yang menyakitkan akan menimbulkan perasaan tidak senang, bahkan menimbulkan sikap bermusuhan.

Begitu juga dengan penggunaan kekerasan dalam dakwah. Metode ini tidak akan mencapai tujuan dakwah. Bahkan penggunaan kekerasan dalam berdakwah kontraproduktif bagi tercapainya tujuan dakwah. Medote kekerasan dalam berdakwah bukannya membuat masyarakat semakin bersimpati terhadap Islam, tapi malah membuat masyarakat takut pada Islam (islamophobia) dan menjauhi Islam. Islam pun dianggap sebagai agama yang menakutkan karena selalu mengandalkan jalan kekerasan.

Karena itu, sikap lemah-lembutlah yang semestinya dikedepankan oleh para dai dan muballigh dalam berdakwah. Jika para dai dan muballigh berdakwah dengan cara yang kasar, maka mereka akan dijauhi oleh masyarakat. Para dai dan muballigh seharusnya menghiasi diri mereka dengan keramahan, bersabar dari derita serta berkata-kata dengan lemah-lembut di mana saja sehingga dapat menambah orang yang mengikuti kebaikan dan menipiskan pelaku kejahatan, lalu orang-orang mendapatkan manfaat dari dakwah tersebut dan menerimanya.
Dalam sebuah hadits Rasulullah Saw menghimbau umat Islam untuk senantiasa berlaku lemah-lembut dalam hal apa saja karena kebajikan diharamkan bagi orang yang tidak memiliki sifat lemah-lembut. Sabda Rasulullah Saw, “Barang siapa yang tidak memiliki kelemah-lembutan, maka diharamkan seluruh kebaikan bagi dirinya,”(HR Imam Muslim).

Akhlak Karimah
Dalam sebuah ayat Allah Swt berfirman, “Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik.,” (QS An-Nahl [16]: 125).

Ayat ini menunjukkan tiga cara dalam berdakwah: hikmah, nasihat yang baik, dan dialog dengan cara yang baik pula. Berdakwah dengan hikmah, artinya dakwah dengan “contoh yang baik”, di dalamnya bisa tingkah laku atau tutur kata yang baik. Jika tingkah laku dan tutur kata itu diteladani, bisa menyentuh dan mengubah sikap orang lain, berarti di dalam terdapat hikmah.

Dakwah dengan hikmah jauh lebih efektif; tantangannya sedikit, tetapi dampaknya sangat besar. Kebanyakan orang lebih senang meneladani suatu kebajikan atas dasar kesadaran diri daripada dipaksa orang lain. Biarlah masyarakat melihat, menghayati, dan mengikuti prilaku baik itu.

Dakwah bil al-hikmah atau contoh yang baik bisa direalisasikan dengan budi pekerti yang baik (akhlak karimah). Kekuatan akhlak mulia dalam menarik simpati masyarakat untuk menerima dakwah sangatlah besar. Telah banyak bukti sejarah yang membenarkan hal itu, mulai sejak zaman Rasulullah Saw hingga zaman ini.

Kita ingat bagaimana Rasulullah Saw tidak marah saat seorang kaum musyrik meludahi beliau setiap pergi ke masjid. Suatu hari, ketika Rasulullah Saw pergi ke masjid, beliau merasakan keanehan karena orang yang setiap saat meludahi beliau setiap akan pergi ke masjid tidak ada. Sesampainya di masjid Rasulullah Saw menanyakan kepada para sahabat di mana orang itu berada. Lalu Rasulullah Saw memperoleh jawaban bahwa orang yang meludahi beliau jatuh sakit. Setelah mendengar jawaban itu, Rasulullah datang membesuk orang tersebut dan mendoakan kesembuhan baginya. Akhirnya, orang tersebut kemudian menyatakan diri sebagai Muslim.

Contoh lain keluhuran perilaku Rasulullah adalah kisah seorang pengemis Yahudi buta di pojok pasar Madinah yang selalu menjelek-jelekkan Rasulullah Saw. Setelah Rasulllah Saw meninggal dunia, Abu Bakar ash-Shiddiq mengunjungi Aisyah, anaknya yang juga isteri Rasulullah Saw. Sesampainya di rumah Aisyah, Abu Bakar bertanya kepada anaknya apa sunnah Rasulullah yang belum dikerjakan olehnya. Aisyah menjawab bahwa Rasulullah Saw setiap memberi makan pengemis Yahudi buta di pasar Madinah.

Abu Bakar pun bergegas menuju pasar Madinah menemui orang Yahudi tersebut yang tak henti-hentinya menjelek-jelekkan Rasulullah Saw. Namun, karena ingin mengukuti sunnah Rasulullah Saw, Abu Bakar tetap memberi makan Yahudi buta tersebut dengan cara menyuapinya. Namun alangkah kaget Abu Bakar karena saat menyuapi Yahudi tersebut berkata, “Siapa kamu? Orang yang biasa menyuapiku makan tiap hari terlebih dahulu melembutkan makanan sehingga mulutku tidak perlu mengunyah makanan”.

Kemudian Abu Bakar berkata kepada pengemis Yahudi buta itu bahwa orang yang bisa memberinya makan tiap hari telah tiada. Abu Bakar juga mengatakan bahwa orang yang biasa memberinya makan tiap hari adalah Rasulullah Saw. Betapa terkejut Yahudinya tersebut mengetahui bahwa orang yang menyuapinya adalah Rasulullah Saw; orang yang setiap hari dijelek-jelekkannya. Akhirnya pengemis Yahudi buta itu masuk Islam.

Dua peristiwa di atas adalah sekelumit contoh bagaimana ampuhnya akhlak mulia menarik minat seseorang untuk hidup di bawah naungan ajaran Islam. Karena itu, dakwah bi al-hikmah patut dikedepankan sebagai metode dakwah. Wallahu a’lamu bis shawab