Bedakan!

Bedakan benci politik dan benci orang-orang bodoh yang sekarang berpolitik.

Kalau benci orang2 bodoh yang sekarang sedang berpolitik, anda punya kesempatan untuk menggantinya 9 April nanti (tepat sebulan lagi). Ganti mereka agar lembaga negara diisi dengan orang2 yang lebih pintar dan bersih.

Kalau benci politik berarti anda yang bodoh.

buta politik

sumber : dari status fb sy sendiri

Iklan

Gelombang Ke-3 Indonesia

Analisis pak anis matta tentang sejarah, politik, dan gelombang ketiga Indonesia yang disampaikan pada Kongres Kebangsaan Forum Pemred kemarin ini sangat menarik bagi saya.

Ia membagi fase sejarah Indonesia jadi 3 gelombang. Gelombang pertama disebut gelombang “Menjadi Indonesia”, ditandai dengan berdirinya negara Indonesia. Lalu Gelombang kedua disebut gelombang “Menjadi Negara Bangsa Modern” ditandai dengan penguatan lembaga negara dan ekonomi.

Lalu Gelombang ketiga yakni babak baru yang akan kita hadapi sebagai bangsa. Dimana negara memiliki otoritas semakin sedikit, namun tanggung jawab semakin besar. Sehingga untuk dapat bekerja dengan baik harus memiliki ide dan kultur manajemen yang baik.

Lalu babak ketiga ini dicirikan dengan 5 hal, pertama Populasi dipenuhi oleh orang muda, kedua Pendidikan yang baik, ketiga Kelas menengah yang besar, keempat Well connected dan kelima Native Demokrasi (Warga negara asli demokrasi, yang lahir dan besar dalam sistem demokrasi). Baca lebih lanjut

Cita – Cita Bung Karno Tentang Minyak Indonesia Sangat Mulia

bung karno

“JANGAN DENGARKAN ORANG ASING”
Itulah yang diucapkan Bung Karno di tahun 1957 saat ia mulai melakukan aksi atas politik kedaulatan modal. Aksi kedaulatan modal adalah sebuah bentuk politik baru yang ditawarkan Sukarno sebagai alternatif ekonomi dunia yang saling menghormati, sebuah dunia yang saling menyadari keberadaan masing-masing, sebuah dunia co-operasi, “Elu ada, gue ada” kata Bung Karno saat berpidato dengan dialek betawi di depan para mahasiswa sepulangnya dari Amerika Serikat.

Pada tahun 1957, perlombaan pengaruh kekuasaan meningkat antara Sovjet Uni dan Amerika Serikat, Sovjet Uni sudah berani masuk ke Asia pasca meninggalnya Stalin, sementara Mao sudah ambil ancang-ancang untuk menguasai seluruh wilayah perbatasan Sovjet Uni dengan RRC di utara Peking. Bung Karno sudah menebak Amerika Serikat dan Sovjet Uni pasti akan rebutan Asia Tenggara. “Dulu Jepang ngebom Pearl Harbour itu tujuannya untuk menguasai Tarakan, untuk menguasai sumber-sumber minyak, jadi sejak lama Indonesia akan jadi pertaruhan untuk penguasaan di wilayah Asia Pasifik, kemerdekaan Indonesia bukan saja soal kemerdekaan politiek, tapi soal bagaimana menjadiken manusia yang didalamnya hidup terhormat dan terjamin kesejahteraannya” kata Bung Karno saat menerima beberapa pembantunya sesaat setelah pengunduran Hatta menjadi Wakil Presiden RI tahun 1956.  Baca lebih lanjut

Janji-Janji Kampanye Jokowi

Beredar di beragam social media tentang janji-janji kampanye jokowi (joko widodo) dalam pilkada (pemilihan kepala daerah) Jakarta. Berikut saya post-kan ulang disini. Semoga jadi pengingat bagi para warga jakarta dan juga kontrol sosial bagi masyarakat Indonesia pada umumnya.

**

Sumber : http://www.beritasatu.com/megapolita…-kampanye.html

  1. Tidak memakai Voorijder / pengawalan untuk merasakan juga kemacetan
  2.  Hanya 1 jam di kantor. Selebihnya, meninjau pelayanan publik di lapangan.
  3.  Tidak tersinggung dengan pertanyaan wartawan yang menyudutkan pihaknya
  4. Tidak memberikan pentungan dan perlengkapan yang memungkinkan Polisi Pamong Praja memukul warga.
  5. Menambah 1.000 unit bus Transjakarta (Jakarta, 24 Juni 2012)
  6. Memberikan honor tambahan kepada Ketua RT/ RW di Jakarta sebanyak Rp 500 ribu per bulan, dan asuransi kesehatan. (Jakarta, 6 Juli 2012)
  7. Memberikan asuransi kesehatan kepada semua anggota RT/RW..(Jakarta, pada 6 Juli 2012)
  8. Akan memimpin Jakarta selama lima tahun. Tidak menjadi kutu loncat dengan mengikuti Pemilu 2014. (Jumpa pers di rumah Megawati Soekarnoputri, 20 September 2012)
  9. Membangun perkampungan yang sehat dan layak huni. Hunian di bantaran Sungai Ciliwung di desain menjadi kampung susun. Melakukan intervensi sosial untuk merevitalisasi pemukiman padat dan kumuh tanpa melakukan penggusuran. (Debat Calon Gubernur DKI Jakarta, 14 September 2012)
  10. Mengatasi banjir dengan melakukan pembangunan embung/folder untuk menangkap dan menampung air hujan di setiap kecamatan dan setiap kelurahan. Mengintegrasikan seluruh saluran drainase agar terkoneksi dengan kanal-kanal pembuangan air.
  11. Memperbanyak armada angkutan umum, terutama bus TransJakarta di koridor-koridor yang tetap dipertahankan sebagai jalur bus khusus. Merintis MRT/subway. Busway diubah menjadi railbus yang berkapasitas lebih besar. Dengan demikian yang bergerak warga bukan mobil.
  12. Membangun Mal PKL, Ruang Publik & Revitalisasi Pasar Tradisional sehingga tidak mengganggu pengguna jalan. (Jakarta, 18 September 2012)
  13. Membangun kebudayaan warga kota berbasis komunitas. Merevitalisasi dan melengkapi fasilitas kawasan Old Batavia.
  14. Membenah birokrasi bersih dan profesional agar pemerintahan berjalan bersih, transparan, dan profesional.
  15. Memberikan pendidikan gratis Kartu melalui kartu Jakarta Pintar. Dengan kartu ini maka warga Jakarta dapat merasakan pendidikan gratis dari SD hingga SMA. Program ini telah berhasil diterapkan di Solo selama 5 tahun. (Kampanye di Kampung Sawah, Gandaria Selatan, Jakarta Selatan, 29 Juni 2012).
  16. Melegalkan tanah-tanah yang sebelumnya tidak diakui oleh pemerintah Provinsi DKI Jakarta atau tanah ilegal. (Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, 15 September 2012)
  17. Melakukan redesain total dengan membangun Jakarta dari kampung-kampung. (Menteng Dalam, 14 September 2012).
  18. Setiap kampung punya ruang publik, ruang hijau, serta drainase memadai dan punya tangki pembuangan komunal. (Menteng Dalam, 14 September 2012)
  19. Melanjutkan program Kanal Banjir Timur serta pembangunan tanggul di tiap kecamatan.

**

Pada Sumber lain dari:
Sumber : http://www.gatra.com/nusantara/jawa/…i-janji-jokowi

1. Permudah Sertifikasi Lahan Sukma Indah Permana
Jokowi menjanjikan tidak akan menggusur pemukiman kumuh bahkan mempermudah sertifikasi lahan untuk warga di perkampungan di Jakarta yang sudah menghuni lebih dari 20 tahun. “Kampung yang sudah dihuni lebih dari 20 tahun itu akan saya urus sertifikatnya, bercermin dari pengalaman di Solo,” kata Joko Widodo saat mengunjungi warga di Jl Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Baru, Sabtu (15/9/2012) lalu.
Tak hanya itu, Jokowi juga berrjanji akan menata semua pemukiman kumuh yang ada di Jakarta. “Pemukiman kumuh tidak akan digusur tapi ditata, pembangunan kota di Jakarta 5 tahun ke depan harus tertata, jalanan kampungnya rapi, bisa diperbaiki, perkampungannya sehat jadi rumahnya juga sehat,” ungkapnya.

2. Hidupkan Pagelaran Kebudayaan Betawi
Jokowi berjanji akan menghidupkan kembali pagelaran kebudayaan Betawi di Jakarta. “Wayang orang seperti ini (Teater Barata), lalu sanggar-sanggar tari dan penampilan budaya lain harus dihidupkan semua. Mulai dari kampung-kampung,” ujarnya di Gedung Teater Barata, Senen, Jakarta Pusat, Rabu (4/7/2012).
Menurutnya, menghidupkan kembali pagelaran budaya adalah bagian dari strategi kebudayaan yang sangat diperlukan dalam peradaban kota Jakarta. “Ini adalah cagar budaya, heritage yang perlu dikembangkan, sehingga terjadi keseimbangan di kota antara budaya, sosial dan interaksi masyarakat,” tuturnya.

3. Menambah 1.000 Bus Trans Jakarta
Jokowi berjanji akan menambah 1.000 unit bus Trans Jakarta yang ramah bagi perempuan. “Transportasi yang ramah perempuan seperti busway, sekarang harus menunggu setengah jam sampai dua jam. Setelah dapat harus berdesakan, sehingga perempuan rawan menjadi korban pelecehan. Jadi nanti akan kita tambahkan 1.000 bus Trans Jakarta,” ujar Jokowi saat mengikuti diskusi ‘Perempuan Jakarte Nyari Gubernur’ yang digelar Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Selasa (3/7/2012).
Dalam kesempatan yang sama Basuki Purnama yang akrab disapa Ahok, menambahkan bahwa selain tambahan bus dan penyelesaian koridor, penting juga untuk menyusun ulang rute busway. “Kami akan susun ulang rute busway, kita cek mana destinasi yang paling banyak dituju. Karena banyak jalur yang enggak terpakai. Jadi kita coba bangun maksimal dua kali naik bisa sampai ke tujuan,” kata Ahok.

4. Normalisasi Total Kali di Jakarta
Jokowi menilai Kanal Banjir Timur (KBT) tidak cukup untuk mengatasi masalah banjir di Jakarta. Menurutnya, normalisasi total kali-kali di Jakarta harus dilakukan untuk mengoptimalkan usahanya membebaskan Jakarta dari banjir. “Harusnya normalisasi total kali, karena kalau hujan pasti (banjir) sampai atap. Semua kali di Jakarta dan sungai harus ada normalisasi, bangun sedimen,” ujar Jokowi saat mengunjungi warga di bantaran Kali Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Jumat (29/6/2012) yang lalu.
Menurut dia, sekarang banyak drainase yang bagus tapi tidak pernah dipelihara. Karena itu drainase yang semula berkedalaman dua meter hanya tinggal satu meter. “Jadi yang terpakai cuma 20 persen atau 30 persen, itu yang enggak pernah dilihat. Jadi percuma dibangun Kanal Banjir Timur, tapi enggak ada normalisasi. Percuma,” tutur pria yang masih tercatat sebagai Wali Kota Solo ini.

5. Santunan Kematian Rp 2 Juta
Jokowi berjanji akan memberi santunan kematian Rp 2 juta untuk setiap warga yang dilanda musibah kematian. “Nanti ada dana kematian. Kalau ada yang mendapat musibah, keluarganya ada yang meninggal dunia akan mendapat santunan Rp 2.000.000 per orang,” ujar Cagub DKI, Joko Widodo, di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Jakarta, Rabu (27/6/2012).
Menurutnya, santunan kematian ini penting untuk membantu masyarakat, khususnya mereka yang kurang mampu. “Untuk pemakamannya saja kata warga bisa jutaan, ya keluhannya seperti itu,” tuturnya. Sementara untuk warga di Kepulauan Seribu, Jokowi akan memberikan santunan kematian lebih besar yakni Rp 3 juta per orangnya.

6. Kartu Jakarta Sehat dan Kartu Pintar
Jokowi berjanji akan memberikan kartu Jakarta sehat dan kartu pintar kepada semua warganya. “Nanti ada kartu Jakarta sehat dan kartu pintar. Ini bisa dipakai ke pelayanan masyarakat, pelayanan kesehatan karena anggaran Rp 800 miliar dan sudah ada. Jadi anak bapak, ibu, kakek bisa pegang,” kata Jokowi saat berkampanye di kawasan Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (25/6/2012). Selain itu, Jokowi menjanjikan kartu pintar untuk pendidikan mulai SD, SMA, sampai SMK. “Ini harus gratis. Jadi membangun masyarakat melalui sistem,” ujarnya.

7. Hapus Pungutan Liar PKL
Jokowi juga berjanji tidak akan ada lagi pungutan liar dan penggusuran pedagang kaki lima (PKL). “Saya berani jamin, tidak akan ada pungutan liar kepada PKL,” ujar Jokowi saat gelar dialog di depan Toko Cat Amen, Jl Gadjah Mada, Jakarta Pusat, Minggu (1/4/2012) lalu. Joko menambahkan, pungutan kepada pedagang hanyalah retribusi kebersihan. Retribusi ini juga dipakai untuk menjaga kebersihan wilayah pasar.
**
Selamat memimpin jakarta bung jokowi 🙂

Kunjungan DPR 1 Bulan Terakhir

Daftar kunjungan kerja empat alat kelengkapan DPR selama masa reses DPR 8 April hingga 8 Mei 2011 yang diolah oleh Seknas FITRA dari RK dan Dipa DPR tahun 2011 yang mengikuti standar Kemenkeu no. 100/PMK.02/2011 adalah sebagai berikut:

1. Kunjungan Komisi I DPR ke Amerika Serikat 1-7 Mei 2011 menghabiskan anggaran Rp 1.405.548.500
2. Kunjungan Komisi I DPR ke Turki 16-22 April 2011 menghabiskan anggaran Rp 879.908.000
3. Kunjungan Komisi I DPR ke Rusia menghabiskan anggaran Rp 1.286.713.750
4. Kunjungan Komisi I DPR ke Prancis menghabiskan anggaran Rp 944.593.250
5. Kunjungan Komisi I DPR ke Spanyol menghabiskan anggaran Rp 1.201.826.500
6. Kunjungan Komisi X DPR ke Spanyol 24-30 April 2011 menghabiskan anggaran Rp 1.320.374.500
7. Kunjungan Komisi X DPR ke China menghabiskan anggaran Rp 668.730.500
8. Kunjungan Komisi VIII DPR ke China 17-24 April 2011 menghabiskan anggaran Rp 668.730.500
9. Kunjungan Komisi VIII DPR ke Australia menghabiskan aggaran Rp 811.800.250
10. Kunjungan BURT DPR ke Inggris 1-7 Mei 2011 menghabiskan anggaran Rp 1.574.638.500
11. Kunjungan BURT DPR ke Amerika Serikat menghabiskan anggaran Rp 1.966.986.500
12. Kunjungan rombongan Ketua DPR ke luar negeri 1 – 6 Mei 2011 ke Irak menghabiskan anggaran Rp 618.993.250
13. Kunjungan Komisi III DPR ke luar negeri tanggal 25 april – 1 Mei ke Jerman menghabiskan anggaran 1.222.130.250.
14. Kunjungan Komisi II DPR ke India tanggal 3 – 7 Mei 2011 menghabiskan anggaran Rp 453.760.500.

Jumlah total anggaran yang digunakan dalam sebulan menjadi Rp 15.024.971.250. banyak juga ya…

**

sumber : detiknews.com

Press Release Aksi “1 Tahun SBY-Boediono” KM ITB

Salam Ganesha!

Hidup Mahasiswa!

Hidup Rakyat Indonesia!

Satu tahun sudah pemerintahan SBY-Boediono berlangsung. Janji-janji kampanye yang dulu disodorkan ke mata rakyat sudah sepatutnya dipenuhi oleh pemerintah dengan memberikan eskalasi perubahan yang jelas dan terukur. Terlepas dari guncangan-guncangan pojlitik dan konflik kepentingan akibat dari terfasilitasinya keberadaan parpol-parpol dalam tubuh pemerintahan KIB jilid II, konsistensi terhadap pembangunan kesejahteraan kepada seluruh rakyat Indonesia harus tetap dijaga. Sayangnya, dalam satu tahun pemerintahan SBY-Boediono, pemerintah kerap melukai rakyat dengan kebijakan-kebijakan yang terus menghimpit kehidupan rakyat yang semakin sulit. Baca lebih lanjut

Pidato Kenegaraan Presiden RI dalam Rangka HUT Ke-65 Proklamasi Kemerdekaan RI

PIDATO KENEGARAAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA DALAM RANGKA HUT KE-65 PROKLAMASI KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA

DI DEPAN SIDANG BERSAMA
DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA
DAN
DEWAN PERWAKILAN DAERAH REPUBLIK INDONESIA

Jakarta, 16 Agustus 2010

Bismillahirrahmanirrahim,
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Salam sejahtera bagi kita semua,
Yang saya hormati, saudara ketua, para wakil ketua, dan para anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia,
Yang saya hormati, saudara ketua, para wakil ketua, dan para anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia,
Yang saya hormati, saudara ketua, para wakil ketua, dan para anggota lembaga-lembaga negara,
Yang Mulia para Duta Besar negara-negara sahabat, dan para pimpinan perwakilan badan-badan dan organisasi internasional,
Saudara-saudara se-bangsa dan se-tanah air,
Hadirin sekalian yang saya muliakan, Baca lebih lanjut