Inovasi sebagai Penentu Kemajuan Bangsa

Ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) menjadi sebuah solusi di tengah berbagai permasalahan yang muncul dilajunya perkembangan manusia di dunia. Tuntutan masyarakat akan kemudahan dan kecepatan dalam peningkatan produktivitas serta pelayanan memerlukan Iptek yang inovatif sebagai solusi dalam menghadapai persoalan bangsa.

Di sisi lain, ekonomi berbasis pengetahuan (knowledge-based economy) diharapkan mampu meningkatan produktivitas, nilai tambah, dan peningkatan keunggulan kompetitif.  Inovasi merupakan kata kunci penting dalam perubahan ke ekonomi berbasis pengetahuan tersebut. Hal tersebut dapat memberikan manfaat ekonomi dan sosial.  Manfaat ekonominya adalah meningkatkan efisiensi dan produktivitas, meningkatkan pendapatan, menciptakan lapangan kerja baru, dan menggerakkan sektor-sektor ekonomi yang lain. Manfaat sosialnya adalah menggerakkan perubahan perilaku sosial di masyarakat menjadi masyarakat yang memiliki keunggulan kompetitif, yaitu produktif dan bijak dalam pemanfaatan sumber daya ekonomi lokal. Baca lebih lanjut

Cita – Cita Bung Karno Tentang Minyak Indonesia Sangat Mulia

bung karno

“JANGAN DENGARKAN ORANG ASING”
Itulah yang diucapkan Bung Karno di tahun 1957 saat ia mulai melakukan aksi atas politik kedaulatan modal. Aksi kedaulatan modal adalah sebuah bentuk politik baru yang ditawarkan Sukarno sebagai alternatif ekonomi dunia yang saling menghormati, sebuah dunia yang saling menyadari keberadaan masing-masing, sebuah dunia co-operasi, “Elu ada, gue ada” kata Bung Karno saat berpidato dengan dialek betawi di depan para mahasiswa sepulangnya dari Amerika Serikat.

Pada tahun 1957, perlombaan pengaruh kekuasaan meningkat antara Sovjet Uni dan Amerika Serikat, Sovjet Uni sudah berani masuk ke Asia pasca meninggalnya Stalin, sementara Mao sudah ambil ancang-ancang untuk menguasai seluruh wilayah perbatasan Sovjet Uni dengan RRC di utara Peking. Bung Karno sudah menebak Amerika Serikat dan Sovjet Uni pasti akan rebutan Asia Tenggara. “Dulu Jepang ngebom Pearl Harbour itu tujuannya untuk menguasai Tarakan, untuk menguasai sumber-sumber minyak, jadi sejak lama Indonesia akan jadi pertaruhan untuk penguasaan di wilayah Asia Pasifik, kemerdekaan Indonesia bukan saja soal kemerdekaan politiek, tapi soal bagaimana menjadiken manusia yang didalamnya hidup terhormat dan terjamin kesejahteraannya” kata Bung Karno saat menerima beberapa pembantunya sesaat setelah pengunduran Hatta menjadi Wakil Presiden RI tahun 1956.  Baca lebih lanjut

BBM DISUBSIDI ADALAH OMONG KOSONG

Percakapan antara Djadjang dan Mamad
Oleh Kwik Kian Gie

Pemerintah berencana tidak membolehkan kendaraan berpelat hitam membeli bensin premium, karena harga Rp. 4.500 per liter jauh di bawah harga pokok pengadaannya. Maka pemerintah rugi besar yang memberatkan APBN.

Apakah benar begitu ? Kita ikuti percakapan antara Djadjang dan Mamad. Djadjang (Dj) seorang anak jalanan yang logikanya kuat dan banyak baca. Mamad (M) seorang Doktor yang pandai menghafal.

Dj : Mad, apa benar sih pemerintah mengeluarkan uang tunai yang lebih besar dari harga jualnya untuk setiap liter bensin premium ?

M : Benar, Presiden SBY pernah mengatakan bahwa semakin tinggi harga minyak mentah di pasar internasional, semakin besar uang tunai yang harus dikeluarkan oleh pemerintah untuk mengadakan bensin. Indopos tanggal 3 Juli 2008 mengutip SBY yang berbunyi : “Jika harga minyak USD 150 per barrel, subsidi BBM dan listrik yang harus ditanggung APBN Rp. 320 trilyun. Kalau USD 160, gila lagi. Kita akan keluarkan (subsidi) Rp. 254 trilyun hanya untuk BBM.” Baca lebih lanjut

Redenominasi dan Sanering

(sumber : http://warungghuroba.wordpress.com/author/warungghuroba/)

Ilmu ekonomi ribawi menyebutkan bahwa redenominasi itu berbeda dengan sanering. Jika redenominasi itu adalah pemotongan angka uang menjadi lebih kecil tanpa mengubah nilainya. Sedangkan sanering adalah pemotongan nilai uang menjadi lebih kecil dan mengubah nilainya.

Dalam redenominasi, rp 10.000 dipotong menjadi rp 10, dengan harga barang yang semula rp 10.000 juga berubah menjadi seharga rp 10. Fisik kertasnya tidak digunting sebagaimana yang dilakukan di program sanering.

Berbeda dengan sanering yang secara fisik kertasnya dipotong atau digunting. Dimana rp 10.000 dipotong menjadi rp 10, sehingga dengan demikian harga barang yang semula rp 10.000 belum tentu berubah menjadi seharga rp 10. Baca lebih lanjut

Millennium Development Goals

Belakangan ini sering disuarakan kembali istilah MDGs. Namun apa sebenarnya MDGs itu. MDGs adalah kependekan dari Millennium Development Goals atau bila diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia berarti Sasaran Pembangunan Millennium.

MDG’s pertama kali dicetuskan pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Milenium di New York tahun 2000. Saat itu Pemerintah Indonesia bersama-sama dengan 189 negara lain, berkumpul untuk menghadiri Pertemuan Puncak Milenium di New York dan menandatangani Deklarasi Milenium. Deklarasi berisi sebagai komitmen negara masing-masing dan komunitas internasional untuk mencapai 8 buah sasaran pembangunan dalam Milenium ini (MDGs), sebagai satu paket tujuan terukur untuk pembangunan dan pengentasan kemiskinan. Baca lebih lanjut

COWNOMICS

COWNOMICS

(dari berbagai sumber ilmu)

Socialism

Kamu punya 2 sapi

1 sapi kamu berikan untuk tetanggamu

 

Communism

Kamu punya 2 sapi.

Negara mengambil alih keduanya dan memberimu 2 kaleng susu.

Traditional Capitalism

Kamu punya 2 sapi betina.

Kamu jual 1, dan beli 1 sapi jantan.

Ternakmu bertambah, dan ekonomi tumbuh.

An American Corporation

Kamu punya 10000 sapi

9000 kamu beli dari menjual surat hutang di pasar modal.

Pasar keuangan yang liberal mulai kacau dan kredit macet.

A Japanese Corporation

Kamu punya 2 sapi.

Kamu mendesainnya ulang hingga bisa menghasilkan 20kali lipat susu.

Kemudian kamu buat profil kartun sapi pintar “Cowkimon” dan menjualnya ke seluruh dunia

 

A German Corporation

Kamu punya 2 sapi.

Kamu merekayasanya supaya bisa hidup lebih dari 100tahun, makan cukup sekali sebulan, dan mereka bisa saling memerah susu sendiri

A Swiss Corporation

Ada 5000 sapi. Tak satupun adalah milikmu.

Kamu mengenakan biaya administrative kepada pemiliknya untuk menyimpannya.

 

***

 

Tulsan cownomics ini dibuat dalam rangka bulan haji dan idul kurban.  Walaupun demikian tidak lengkap tanpa urgensinya atau Islamic System-nya..

 

So..bagaimana dengan Islam (dalam konteks berkurban)??

Kamu punya 1 sapi.

Kemudian kamu korbankan.

 

Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak(al-kautsar). Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berkorbanlah. Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu dialah yang terputus. (al-Kautsar: 1-3).

“Tidak ada perbuatan yang paling disukai Allah pada hari raya haji selain berkurban. Sesungguhnya orang yang berkurban akan datang pada hari kiyamat dengan membawa tanduk, bulu, dan kuku binatang kurban itu. Dan sesungguhnya darah kurban yang mengalir itu akan lebih cepat sampai kepada Allah dari pada (darah itu) jatuh ke bumi. Maka sucikanlah dirimu dengan berkurban.” (HR. al-Tirmidzi dan Ibnu Majah)

 

Wallahu’alam..

 

Miskin atau Zuhud?

Miskin atau Zuhud?

Edisi Liburan

Dalam sebuah diskusi, saya pernah berpendapat bahwa kalimat-kalimat seperti, “biar miskin asal bahagia” atau “uang bukanlah segalanya” dan sebagainya, adalah kalimat-kalimat yang diciptakan oleh orang-orang kaya, agar orang miskin tidak terlalu bersusah hati dan tidak terlalu iri terhadap mereka. Pendapat bercanda tentu saja. Namun ternyata kalimat-kalimat tersebut telah meresap betul ke dalam alam bawah sadar kebanyakan orang dan diakui kebenarannya oleh kebanyakan orang pula. Bukan maksud saya menentang kebenaran kalimat tersebut. Memang benar uang bukanlah segalanya, tetapi tak dapat dipungkiri uang memang dibutuhkan. Memang benar bisa saja menjadi miskin tetap bahagia tetapi bukannya lebih baik menjadi kaya dan bahagia. Frame berpikir bahwa menjadi miskin atau tidak beruang-memiliki uang maksudnya- adalah baik-baik saja, itulah yang saya tentang.

Melihat faktanya, kondisi ‘miskin tetap bahagia’ bak mendapat angin segar persetujuan dari para asatidz pada ceramah-ceramah yang konteksnya kesabaran. Bersabar dalam kesusahan, bersabar dalam kemiskinan, atau apapun itu, diartikan tetap berada dalam kesusahan kemudian sabar, atau semakin miskin atas nama kesabaran. Bahkan sampai ada kampanye untuk perang terhadap materialisme atau materialistik, dengan alasan Islam mengajarkan untuk zuhud. Padahal bukan itu poinnya melainkan sabar ketika susah atau miskin datang kemudian berjuang bahkan berperang untuk meninggalkannya.

Adapun tentang zuhud Imam Ghazali mengatakan orang zuhud itu adalah orang yang ‘punya dunia’ lalu meninggalkannya dengan sadar. Sedang orang miskin itu adalah orang yang ‘ditinggal dunia’. Jadi kalau kita bermiskin-miskin ria dengan alasan zuhud, itu salah. Atau jika ada mahasiswa islam ketika akhir bulan rajin puasa senin-kamis lantaran kiriman orang tua sudah habis, itu bukan zuhud, melainkan usahanya untuk memaksimalkan kondisi keterbatasannya agar tetap mendapatkan pahala. Dari pada ga makan ga dapat pahala, mending puasa dan dapat pahala.(no offense J, hanya curhat T.T)

Jika kita menilik kehidupan Rasulullah saw, kehidupan sederhana beliau bukanlah karena beliau miskin tetapi karena pilihannya untuk zuhud, karena sesungguhnya beliau sangat kaya-raya. Bagaimana tidak? Rasulullah diusia 8 tahun sudah mulai kerja dan mendapatkan gaji. Pekerjaan pertamanya menggembala kambing, diusia 12 tahun beliau sudah pulang pergi luar negeri ikut dalam bisnis keluarga, diusia 20 tahun Rasulullah sudah menjadi pengusaha dengan investornya adalah Khadijah. Ketika usia 25 tahun beliau menikahinya dengan mahar seratus ekor unta, jika dinilai dengan harga rupiah saat ini kira-kira 1 ekor unta seharga 10 juta, artinya beliau memberi mahar 1 Milyar ketika itu, seorang muda 25 tahun punya uang cash 1 Milyar,bagaimana tidak kaya. Perlu diperhatikan itu baru maharnya, tentunya yang disimpan masih lebih banyak. Walaupun Rasulullah SAW setelah menjadi Nabi mengatakan sebaik-baik wanita adalah wanita yang cantik dan mahar yang murah, itu sebagai sistem tapi dalam tradisi jahiliyah itu status.

Rasulullah Shallallahu‘alaihi wa sallam pernah pula bersabda, “Empat perkara termasuk dari kebahagiaan, yaitu wanita (istri) yang shalihah, tempat tinggal yang luas/ lapang, tetangga yang shalih, dan tunggangan (kendaraan) yang nyaman. Dan empat perkara yang merupakan kesengsaraan yaitu tetangga yang jelek, istri yang jelek (tidak shalihah), kendaraan yang tidak nyaman, dan tempat tinggal yang sempit”(HR. Ibnu Hibban). Tempat tinggal yang lapang adalah parameter stabilitas dan kendaraan yang nyaman adalah parameter mobilitas. Dua poin indikator kebahagiaan tersebut bisa diperoleh tidak hanya dengan kesabaran dalam kemiskinan dan kesusahan tetapi juga dengan perjuangan untuk mengakhirinya dan menjadi kaya, kemudian bersyukur dan hidup dalam kesederhanaan.

Wallahu’alam bishowab

Inflasi Zimbabwe

Ini bukan cek atau tiket atau kupon undian senilai 500 juta dollar melainkan satuan Mata Uang Zimbabwe yang baru saja di cetak pada Mei 2008

Ya Uang pecahan 500 juta dollar zimbabwe itu hanya bernilai 2 Dollar Amerika. Atau di Indonesia setara Rp. 20.000,- Untuk Sekali Makan pecel lele plus jus alpukat.

Zimbabwe saat ini pemegang rekor inflasi terbesar di dunia yaitu 2,200,000 % (2,2 juta persen!), parahnya lagi harga-harga melambung begitu cepat hanya dalam hitungan menit bahkan detik tak heran jika karyawan toko-toko di zimbabwe begitu sibuk mengganti label harga jika terjadi perubahan harga. Mei 2008

Pada tanggal 20 Juli 2008 ini bank Zimbabwe juga menerbitkan pecahan uang sebesar 100 Milyar Dollar! yang merupakan rekor pecahan uang dengan nominal terbesar di dunia.
Zimbabwe memang memegang banyak rekor dunia, tapi sayang semua rekor itu tidak ada yang membanggakan. Karena Inflasi besar-besaran tersebut, makanya keadaan ekonomi di sana kacau balau.Lihat saja kehidupan masyarakat disana ini yang terjadi :

harga barang di pasar zimbabwe, harganya itu waw


mau beli sayuran

mau beli telor ayam


mau beli ayamnya

kalo mau makan direstoran

eh habis makan haus, trus mau beli

kalo gajian harus nyewa tukang becak buat bawanya

pengemis & gelandangan disana kaya kaya

kalo gak mau bawa duit banyak2 ya harus dituker ke us dollar, gini nih caranya

untung kita hidup di indonesia, kalo disana mau chatting, ke warnet harus bawa :

Lumpur Sidoarjo dan Orang Terkaya

Sebuah fakta yang mengejutkan adalah Aburizal Bakrie terdata sebagai orang terkaya, sementara persoalan lumpur panas di Sidoarjo yang disebabkan oleh bocornya pipa PT Lapindo Brantas, notabene pemiliknya adalah Aburizal bakakrie, tak jua kunjung selesai.

Menurut perjanjian Aburizal bakrie harus mengganti 50% kerugian masyarakat, dan 50% lainnya dari kas negara, karena dianggap sebagai bencana alam. Agak aneh, menurut saya, karena persoalan ini sudah jelas adalah sebuah kesalahan yang dilakukan oleh PT lapindo sendiri, kenapa harus dikategorikan sebagai Bancana alam. Harusnya total kerugian ditanggung oleh PT Lapindo itu sendiri. toh Pemiliknya juga orang terkaya dengan kekayaan USD 5,4 milyar, pasti masih sangat berlebih untuk mengganti kerugian warga. Bahkan media pun seolah menyetujui hal ini, karena di awal tragedi ini mereka masih menyebutnya sebagai ‘lumpur lapindo’ tapi semakin ke sini mereka menyebutnya ‘lumpur sidoarjo’.

Tapi jika memang sudah ditetapkan seperti itu, yang jadi masalah adalah waktu, Kapan biaya ganti rugi itu akan turun?. Karena semakin hari, keadaan pengungsian di sana semakin memburuk ; bentuk ganti rugi, yang diganti adalah harta mereka yang hilang dengan sejumlah uang, lalu dimana mereka akan tinggal? karena sampai saat ini penyelesaian luapan lumpur itu juga tak kunjung terlihat.