16 Mei 1998-Ingatan Menolak Lupa

16 Mei 1998. Tiba-tiba kelas dibubarkan, dan para murid dipulangkan. Yang saya ingat cuma langit waktu itu gelap, bukan mendung, tapi gelap karena asap. Orang-orang bilang kerusuhan.

Waktu SD itu saya biasa pulang sama sepupu yang kelasnya diatas saya 1 tingkat. Biasa kami dijemput, cuma karena karena dipulangkan mendadak, jadi tidak ada yang jemput.

Jarak SD ke rumah dipikir-pikir pun tak terlalu jauh, cuma 2-3 KM paling. Jadilah kami berjalan. Cuma jalanan sepi, ruko-ruko pinggir jalan tutup semua. Tembok dan pintu-pintunya dipilox besar-besar dengan tulisan “MILIK PRIBUMI”. Walau waktu itu saya belum paham-paham banget apa maksudnya, tapi tetap saja terasa mencekam.

Belum seperempat perjalanan, Bapak saya jemput, selisipan dijalan. Terilhat tergesa-gesa beliau masih pakai seragam lengkap kantornya. Rupanya diberitahu bahwa sekolah dipulangkan. Akhirnya pulang bersama. Aman.

Sorenya diketahui supir yang biasa jemput kami ternyata tidak dengar panggilan di-HP-nya karena menonton kebakaran di Mall Yogya Klender dekat rumah. “Kebakaran kok ditonton”, kata om saya. Untungnya dia tidak apa-apa, tidak seperti sekitar 200 orang yang terperangkap dan tewas di sana.

**
Banyak korban dari momen reformasi, bukan hanya 4 Mahasiswa yang terkenal itu, melainkan juga ratusan orang-orang yang terjebak pada kerusuhan dan penjarahan, pedagang yang dirusak dagangannya, gedung-gedung yang dibakar. Banyak.

Refleksinya, sudah setimbangkah korban reformasi itu dengan pencapaian setelah 15 tahun reformasi lewat?

Ini adalah sekedar ingatan #MenolakLupa

One thought on “16 Mei 1998-Ingatan Menolak Lupa

  1. Ping-balik: 17 Tahun mengenang Tragedi Kerusuhan Mei 1998 | Stories

Apa komentarmu?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s