back to school again?

Sekolah lagi setelah kuliah (S1-Sarjana) pasti pernah terpikir oleh siapa pun, walaupun cuma sekilas sahaja. Termasuk saya sendiri. Meskipun ketika kuliah saya termasuk yang malas dalam mengerjakan tugas atau bahkan hadir di kelas. Namun tetap saja saya ingin kuliah lagi. Saya ingin belajar lagi.

Meskipun belajar tidak mesti dengan kuliah, apalagi setelah lulus S1 dibidang teknik saya malah lebih tertarik dibidang ekonomi, manajemen bisnis dan sosial enginering, yang notabene lebih mudah dipelajari di luar kampus dibanding teknik. Namun tetap saja ada yang berbeda antara belajar sendiri dari buku atau dari praktek atau dari orang langsung dengan belajar di kampus.

Orang bilang gelar yang membedakan. Ya, itu jelas membedakan. Pengakuan hukum terhadap kapasitas diri dan keilmuan dengan gelar itu jelas membedakan. Tapi apakah itu esensinya?

Saya juga masih bertanya hal tersebut sambil saya menulis kalimat-kalimat ini. Saya bertanya lagi apa saya mau kuliah untuk gelar? Misal saya kuliah s2 manajemen bisnis selama 2 tahun (36 kredit). Apakah berbeda dengan saya belajar sendiri dirumah dengan bobot yang sama, dengan buku-buku yang sama, tambah bahan-bahan googling?

Jawaban sombongnya tidak ada beda.hehehe.. tapi jawaban jujurnya BEDA.

  • Beda.Tidak ada guru/dosennya, karena buku yang sama bisa beda penafsiran oleh orang dengan priori knowledge yang berbeda, dan saya yakin guru/dosen jauh lebih kaya knowledge-nya.
  • Beda.Tidak ada ujian yang memverifikasi kepahaman terhadap materi yang saya baca. Apakah saya benar-benar paham (tidak sekedar hafal) atau tidak.
  • Beda.Tidak ada ‘pemaksaan’ untuk melakukan rutinitas belajar. Satu sisi bisa ditafsirkan “harusnya yang belajar sendiri lebih dewasa”, tapi sisi yang lain yang lebih realistis “butuh teman belajar, kalau sendiri belum tentu bisa konsisten”

Saya rasa itu sudah cukup menjawab pertanyaan saya sendiri. Rasanya puas 🙂 dialog dengan diri sendiri itu dituangkan ketulisan, jadi saya benar-benar tahu apa yang saya pikirkan, bukan cuma kilasan-kilasan jawaban.

Jadi kesimpulan saya, bukan cuma gelar esensinya, tapi juga kuliah itu menunjukan kesungguhan niat kita untuk belajar. Mudah-mudahan saya tidak salah.

**
Saya ingin kuliah lagi. Namun belum bisa langsung pasca kuliah S1, bahkan belum bisa sekarang setelah 1 tahun lebih setelah saya lulus s1. Dan akan terus ‘belum bisa’ bila tidak ada langkah realisasi mencapainya dan ada batas waktunya. Padahal seorang kawan pernah bilang “semakin lama kita tidak kuliah semakin malas untuk memulai lagi.”

Akhirnya hari ini saya mencoba memberi deadline sambil melangkah merealisasikannya.

Bismillah…

Deadline : Oktober 2013 saya mesti sudah diterima di universitas luar negeri untuk program Master. Dengan syarat selama saya kuliah di luar saya bisa memastikan hal-hal berikut terjadi :

  1. Bisnis-bisnis saya di Indonesia tetap menghasilkan dan progresif.
  2. Biaya hidup bulanan Ortu dan adik tetap tercover, dan saya meninggalkan dana cadangan (36xbiaya bulanan mereka) untuk keperluan mereka sewaktu-waktu
  3. Biaya kuliah adik tetap tercover tiap bulannya.
  4. Cicilan rumah saya tetap tercover tiap bulannya.
  5. Istri mesti ikut dengan segala konsekuensinya.

Kampus Tujuan
Pilihan 1 : Tokyo Institute of Technology – Dept. of Industrial Engineering and Management atau Dept. of Social Engineering

Baru punya satu pilihan, baru aja baca info tentang itu soalnya. Mudah-mudahan ya diterima aja disitu. Aamiin..

Iklan

2 thoughts on “back to school again?

  1. Mantab…semoga dimudahkan dan diberkahi jalannya.

    Jangan lupa buat selalu minta bimbingan Allah dan Orang2 sekitar.^^
    Dan sisakan ruang untuk fleksibilitas tujuan dengan tidak meninggalkan visi.

    Target tempat kuliahnya sama kyk ane dulu tuh …setelah sekian lama akhirnya berubah dengan beberapa pertimbangan. Dan Alhamdulillah sekarang masih sangat bersyukur walaupun jadinya di indonesia lagi…:)

    Masih megang visi 2030 nya yang dulu ji?
    hehe

    *kunjungan balik…insyaAllah lanjutan tulisan yang ente komen akan segera dipublish 😛

Apa komentarmu?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s