Malam

Ketika nurani terketuk dan tak ada yang bisa mengimbangi, maka malam selalu bisa jadi temanku berdiskusi. Ia setia. Namun jika kau berdiskusi dengan malam, jangan pernah mengharap jawaban. Ia menjawabmu dengan pertanyaan dan pertanyaan, sampai kau tersadar ketika panggilan Tuhan menyapa dan malam telah pergi.

Gelisah tak selalu hanya diam, gamang tak berarti tanpa tindakan, namun bukan berarti juga berbuat dalam kegelapan. Setidaknya malam ini aku sadar itu.

4 thoughts on “Malam

Apa komentarmu?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s