Makna Hukum Kirchoff

Masih ingat hukum Kirchoff 1?? Hukum yang ditemukan oleh Kirchhoff (yaialah…^^”). Sebelum cerita ke hukumnya, saya mau cerita tentang si kirchoff-nya dulu. Kirchoff, bernama lengkap Gustav Robert Kirchhoff(12 Maret 1824 – 17 Oktober 1887) adalah seorang fisikawan Jerman yang berkontribusi pada pemahaman konsep dasar teori rangkaian listrik, spektroskopi, dan emisi radiasi benda hitam yang dihasilkan oleh benda-benda yang dipanaskan. Dia menciptakan istilah radiasi “benda hitam” pada tahun 1862. Terdapat 3 konsep fisika berbeda yang kemudian dinamai berdasarkan namanya, “hukum Kirchhoff”, masing-masing dalam teori rangkaian listrik, termodinamika, dan spektroskopi.

Gustav Kirchhoff dilahirkan di Königsberg, Prusia Timur (sekarang Kaliningrad, Rusia), putra dari Friedrich Kirchhoff, seorang pengacara, dan Johanna Henriette Wittke. Dia lulus dari Universitas Albertus Königsberg (sekarang Kaliningrad) pada 1847 dan menikahi Clara Richelot, putri dari profesor-matematikanya, Friedrich Richelot. Pada tahun yang sama, mereka pindah ke Berlin, tempat dimana ia menerima gelar profesor di Breslau (sekarang Wroclaw).

Nah mulai fokus di hukum Kirchoff 1 ya..Kirchhoff merumuskan hukum rangkaian, yang sekarang digunakan pada rekayasa listrik, pada 1845, saat dia masih berstatus MAHASISWA. Kebayang pada masa2 itu seperti apa semangat orang-orang, terutama mahasiswa untuk mengkaji ilmu pengetahuan, yang saya rasa sekarang kurang banget, terutama di Indonesia, khususnya di ITB (abis baca tentang harvard dan MIT juga soalnya)

Hukum 1 kirchoff itu bunyinya kurang lebih seperti ini, “Jumlah kuat arus yang masuk dalam titik percabangan sama dengan jumlah kuat arus yang keluar dari titik percabangan”. Sebenarnya mudah saja, karena sebenarnya arus listrik itu adalah muatan listrik yang bergerak,dan bila bertemu titik persimpangan akan menyebar kemasing2 simpangan itu berbanding terbalik dengan hambatan yang ada di simpangannya. Analoginya mobil dan kemacetan. Kalau ada sekumpulan mobil yang menemui suatu persimpangan, mobil akan lebih banyak memilih melalui jalan yang tidak ada kemacetannya kan..

tapi, tapi, bukan itu sebenarnya yang ingin saya sampaikan, kalau itu banyak orang juga udah tau. Yang ingin saya sampaikan sebenarnya adalah Hukum kirchoff ternyata mengandung makna sosial, selain makna fisis yang ada di dalamnya. lihat saja bunyi hukum tersebut,“Jumlah kuat arus yang masuk dalam titik percabangan sama dengan jumlah kuat arus yang keluar dari titik percabangan.” Dan itu bermakna biimplikatif, atau kalimat penghubungnya adalah ‘jika dan hanya jika’. Yang artinya arus yang masuk mutlak sama dengan arus yang keluar, baik itu arus keluar yang terjadi terlebih dahulu ataupun arus masuk yang terjadi terlebih dahulu.

Lalu apa makna sosialnya? Jika digeneralisir, tidak hanya pada arus listrik, tapi pada entitas manusia misalnya, maka hukum ini bisa dikatakan seperti ini, “apa yang kau dapatkan sama dengan apa yang kau keluarkan.” dan itu berlaku mutlak sebagai sebab dan akibat sekaligus.

mudah2n bisa dipahami..🙂

2 thoughts on “Makna Hukum Kirchoff

    • klo tugas sekolah mah, jangan tulisan ini yang jadi patokan. soalnya ngaco2 ini isinya.hehehe…cari di wikipedia aja..:)

Apa komentarmu?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s