Erotomania

Baru saja saya selesai nonton film perancis berjudul  “A La Folie..Pas Du Tout“, durasi 90 menit. Film itu bercerita tentang seorang wanita yang jatuh cinta dan terobsesi pada seorang pria, dan menyangka pria tersebut juga mencintai wanita tersebut. Padahal pria tersebut bahkan tidak mengenalnya. Si wanita tersebut bahkan sampai meneror dan hampir membunuhnya pria tersebut. In the end of the movie dijelaskan ternyata wanita tersebut sakit jiwa, penyakit yang umum dikenal dengan EROTOMANIA.

Saya tertarik dengan hal tersebut, Jadinya saya googling dan mencari beragam informasi tentang psychological disorder, erotomania ini.

***

Erotomania adalah jenis khayalan di mana orang yang bersangkutan percaya bahwa orang lain jatuh cinta dengannya. Pertama kali ditelaah oleh psikiater asal perancis yang bernama Gaetan Gatian Clerambault, yang menyusun sebuah makalah yang membahas tentang gangguan kepribadian macam ini pada tahun 1921. walau referensi awal yang sejenis dengan gangguan ini telah ada dalam tulisan Hipokrates, Erasistratus, Plutark, dan Galen. Dalam dunia psikiatri sendiri referensi sejenis ini telah ada pertama kali dalam tahun 1623 dalam sebuah risalah berjudul Maladie d’amour ou melancolie erotique yang ditulis oleh Jacques Ferrand, dan juga disebut sebagai “old maid’s psychosis”, “erotic mania” dan “erotic self-referent delusions” sampai kemasa sekarang dimana disebut sebagai bentuk dari Erotomania atau de Clerambault’s Syndrome.

Inti utama dari bentuk sindrom ini adalah si penderita memiliki suatu khayalan atau delusi keyakinan bahwa ada orang lain, yang biasanya memiliki status sosial yang lebih tinggi, secara sembunyi-sembunyi memendam perasaan cinta kepadanya. Para penderita selalu yakin bahwa subjek dari delusi mereka secara rahasia menyatakan cinta mereka dengan isyarat halus seperti bahasa tubuh, pengaturan perabot rumah, atau dengan cara lain yang kemungkinan tidaklah mungkin (jika yang menjadi sasaran adalah seorang public figure maka akan diartikan secara salah oleh penderita, terhadap sesuatu yang tertulis dalam media massa tentang orang tersebut). Sering kali orang yang menjadi objek dalam delusi, hanya memiliki sedikit sekali hubungan atau bahkan tidak berhubungan sama sekali dengan sang penderita. Walau demikian sang penderita tetap percaya bahwa sang objek-lah yang memulai semua hubungan khayal itu. Delusi Erotomania sering ditemukan dalam sebuah gejala awal dari sebuah gangguan delusional atau dalam konteks Skizofrenia.

Terkadang subjek yang berada dalam delusi tidaklah pernah ada dalam dunia nyata, nemun yang lebih sering terjadi, subjek adalah publik figur seperti penyanyi terkenal, aktor, aktris, politikus, selebritis dll. Erotomania juga disebut-sebut sebagai suatu penyebab perilaku Stalking yaitu suatu bentuk perilaku memperhatikan orang lain tanpa sepengetahuan orang yang diperhatikan, lalu perlahan melakukan suatu upaya pendekatan yang bersifat mengganggu, biasanya dengan obsesi bahwa korban adalah orang yang perlu ditolong atau bahkan dimusnahkan. Selain itu Erotomania juga disebut sebagai penyebab dari bentuk suatu tindakan yang mengganggu orang lain.

Percobaan pembunuhan terhadap Mantan Presiden Amerika Serikat, Ronald Reagan oleh John Hinckley, Jr. dilaporkan telah diakibatkan oleh erotomania yang diderita Hinckley, yang merasa bahwa artis Jodie Foster akan membeberkan kepada publik bahwa ia cinta kepadanya setelah ia membunuh sang presiden. Hinckley sendiri terbebas dari jeratan hukum karena didiagnosa memiliki gangguan jiwa (skizofrenia).

Erotomaniac cenderung yang dimulai dengan hal-hal yang sederhana, seperti ungkapan kasih sayang yang halus kepada sasarannya kemudian sampai hal-hal di luar kendali dan dapat menyebabkan ekspresi kemarahan , frustasi dan kekerasan ketika ditinggal pergi atau diabaikan dan korban terus menegaskan kurangnya minat. Anehnya seorang penderita erotomania tidak bisa sama sekali untuk melihat korban (orang yang dirasa menyukainya) tidak menyukainya.

Penyembuhannya dapat dilakukan dengan cara, menegaskan bahwa orang yang dianggap menyukainya tidak tertarik untuk melanjutkan hubungan dengan yang menderita, lalu dilakukan terapi, alam konteks skizofrenia dan dapat diobati dengan antipsikotik atipikal.

***

Diakhir film tersebut ada kalimat menarik yang diungkapkan penderita Erotomania

Bien que mon a mour soit fou,ma raison calme les trop vives douleurs

de mon coeur en lui disant de patienter, et d’esperer toujours..

Walau cintaku gila, akal sehatku menenangkan rasa sakit dalam hatiku

Dia memberitahuku untuk bersabar dan terus berharap..

27 thoughts on “Erotomania

  1. hahaha,ni mah emang beneran cinta gila namanya..ckck(afwan,beginilah pndpt orng yg kurang peka akan sejenis cinta2an kaya nie film)..^_^
    Knp harus gila akan cinta..bukannya cinta bs membuat hatimu makin bening,membuat rindu mjd indah,membuat jantung berdetak unnormaly saat bertemu..tentunya cinta ke AlLAH..smua nikmat dr cinta akan kt dapatkan..^_^

  2. Aku lagi demen mempelajari skizofrenia…walaw aku bukan mahasiswa psikologi,tapi mahasiswa sstra..sstra kan berbasis khayalan juga…jadi gk jauh beda dri skizofren..hheheu..kalo ada info film psikologi yg bagus,boleh donk bagi infonya…

    • iya gila cinta…🙂

      ada lagi film jepang gitu, tentang orang yang kalau jatuh cinta akan memicu penyakit yang mematikan..
      tapi masih kucari tentang info penyakit itu benar atau tidak.

  3. Ping-balik: He Loves Me He Loves Me Not « Just an Ordinary Blog

  4. wew.. cerita yang menarik ya kak panji..🙂

    di beban studi sy juga ada psikologi kepribadian ini.

    rata-rata penderitanya adalah laki-laki, kak.
    tapi tidak menutup kemungkinan wanita.

    yang pasti penderita menyukai seseotang yang STATUS SOSIAL nya lebih tinggi

    bisa org tsb “KAYA” atau “TERKENAL”.

    like this kak

    salam kenal

  5. wew.. cerita yang menarik ya kak panji..🙂

    di beban studi sy juga ada psikologi kepribadian ini.

    rata-rata penderitanya adalah laki-laki, kak.
    tapi tidak menutup kemungkinan wanita.

    yang pasti penderita menyukai seseotang yang STATUS SOSIAL nya “LEBIH TINGGI”
    Tolong digaris bawahi. “LEBIH TINGGI”

    bisa org tsb “KAYA” atau “TERKENAL”.

    like this kak

    *salam kenaL

  6. saya ambil kedokteran di universitas maranatha, kak.
    sekarang sedang ambil sks psikologi kepribadian, makanya tau sedikit, dan mencoba sharing..
    saling tuker informasi ya kak..
    makasihh..🙂

  7. saya juga pernah liat film seperti ini judulnya he loves me, he loves me not… awalnya membingungkan jalan ceritanya. tapi di akhir ada penjelasannya. kok bisa ya penderita penyakit ini, tidak bisa membedakan dunia khayalannya sama kenyataannya… tolong bagi info lagi ya, mengenai penyakit ini.

  8. Ping-balik: Erotomania, istilah keren dari Delusi Akut « The Other Half

  9. ini tulisan 2009 dan ane baru nonton semalem whichis 2012. Pertama nonton rada bingung juga sih ama alurnya, tapi mulai paham di disc 2🙂, ane juga tertarik sama kata erotomania plus kutipannya, dan mbah google membawa ane ke site ini😀

  10. Salam kenal bang Panji. Saya baru tahu kalau ada penyakit seperti ini setelah mengalaminya sendiri (sebagai objek). Awalnya saya tidak paham dengan penderita ini. Pas browsing secara tidak sengaja ketemu artikel2 tentang erotomania, ternyata ciri-cirinya sama persis dengan orang tersebut.
    Tampaknya penyakit ini memang sulit disembuhkan. Dan berhati-hatilah, karena penderita ini juga akan mengganggu orang-orang terdekat objek.

  11. Saya pernah nih mas mengalaminya. Teman kuliah saya, tp bisa dibilang selama ini jarang bgt komunikasi. Lha tiba2 saya ‘diserang’ oleh si penderita (jadi saya ini korbannya), sampe2 dia nerror saya berhari2 pagi sampe nalem sampai saya ketakutan sendiri. Akhirnya si penderita ditangani di RSJ dan setelah itu skrg penyakitnya sedang ‘tidak kambuh’. Ya semoga erotomania ini bisa disembuhkan sehingga kasusnya tdk terulang2 terus.

Apa komentarmu?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s