Mimpi Mimpi Panji

Mimpi Mimpi Panji

Untuk BPH Gamais ITB 2009

Kewilayahan & Sektor Pergerakan

Gamais ITB yang besar dan kuat adalah Gamais yang kuimpikan. Jika Gamais dulu diibaratkan sebuah lampu pijar yang menyala sendirian untuk menerangi kampus, maka gamais sekarang adalah sebaran LED yang terdapat difakultas/sekolah dan program studi yang beramai-ramai menerangi kampus, terus-menerus, tanpa henti dengan indahnya cahaya Islam.

Aku memimpikan sebuah pola hubungan antara pusat dan wilayah yang sinergis sehingga muncul hubungan aksi-rseaksi yang kondusif, hubungan timbal-balik yang efektif dengan hangatnya rasa kekeluargaan.

Aku memimpikan adanya pembagaian dan optimalisasi ranah kerja yang rapi, dengan pusat yang mengkoordinasikan wilayah dengan arahan-arahan yang jelas, lalu wilayah dapat menerapkannya pada tataran kerjanya dengan kreatif dan pengembangan yang tepat , sesuai segemennya.

Gamais wilayah adalah kekuatan yang besar, karena bagaimana pun kecilnya cahaya yang mereka pancarkan, cahaya itu datang tepat mengenai sasarannya, tanpa refleksi, tanpa ada yang ditolak. Bayangkan jika cahaya itu besar..Maka besarkanlah!!

***

Aku memimpikan Gamais menjadi sebuah pelopor gerakan di kampus, yang memulai sebuah wacana dan kontemplasi lalu kemudian mengakhirinya sebuah aksi dan solusi. Menjadi penjaga kemurnian nilai dan idealisme dari pergerakan mahasiswa.

Sedemikian sehingga menjadi penting adanya sebuah badan khusus yang menangai atau bergerak dalam bidang kajian. Kajian yang tidak main-main, tapi kajian yang mendalam dan mencerdaskan, sehingga tidak ada gerak yang tak berdasar, tidak ada pandangan yang tak berasas, itulah Kajian strategis.

Sebagai tindak lanjutnya, aku juga memimpikan sebuah tim yang selalu siap bergerak, yang tak pernah lemah, tak pernah lesu, yang berani menagatakan yang hak itu hak dan yang batil itu batil, menjadi energi ketika yang lain kelelahan. Itulah Force-T yang tangguh.

Sebuah keniscayaan dari pergerakan adalah kedinamisan, maka aku memimpikan,sebagai pemenuh kedinamisan gerak gamais, sebuah kemampuan administrasi dan kesekretariatan yang apik, kemampuan pendokumentasian data yang baik, itulah peran dari Sekretaris.

Lalu sebagai penyokong semuanya, maka ada Biro Survei Gamais yaitu sebagai pintu masuk opini kampus terhadap kinerja gerak Gamais, sebagai pencari dan penyedia data, yang kemudian mengkompilasinya dan menganalisisnya menjadi sebuah kesimpulan yang induktif, yang dipakai untuk menentukan arah gerak Gamais kedepannya.

Sektor Syiar dan Pelayanan Kampus

Aku memimpikan Syiar Islam yang dapat mengakar dan menyentuh ke setiap hati objek dakwah di kampus, sehingga yang menjadi frame berfikir adalah kemuliaan Islam dan yang menjadi dan leader oppinion di kampus adalah Gamais.

Pelayan adalah the way, karena dengan melayani maka dakwah akan masuk, karena itu aku memimpikan sektor syiar dan pelayanan kampus yang menjadi khadimul ummat yang dapat melihat setiap kebutuhan kampus, dan menganalisisnya sehingga lahir sebuah solusi tawaran pemenuhan kebutuhan tersebut.

***

Gamais di mana-mana adalah frase yang tepat bagiku untuk mengatakan impianku pada Departemen Syiar Multimedia (DSM). Media yang sangat beragam. Gamais Reminder yang memenui dinding-dinding kampus setiap minggunya, dengan sapaan dan tausiyah yang hangat dan berisi, sampai yang terbayang diotak orang ketika melihat kotak / ketupat hijau adalah Gamais. WEB yang berisi segala macam informasi tentang keislaman, sehingga bila orang mencari sesuatu yang berkaitan dengan keIslaman di search engine maka link menuju WEB Gamais akan muncul paling atas, yang bandwidth-nya harus ditambah agar mudah diakses karena counter per harinya mencapai ribuan. Gamais On Your Screen (GOYS) yang memberikan tausyiah singkat dan renungan-renungan yang menyentuh, sampai kalimat-kalimatnya dikutip ketika menutup rapat-rapat di himpunan untuk memberikan kesan khidmat. Gamais Entertainment yang menyajikan film-film yang bermutu dengan ide yang sederhana, sehingga mudah dicerna dan banyak penikmatnya, yang kelak akan banyak diunduh dari rileks dan ditonton di video.itb. Buletin dan Majalah Lentera yang menjadi langganan bagi para Mahasiswa, karena “ada yang hilang rasanya, kalo ga baca lentera”. Dan banyak lagi yang lainnya.

***

Gamais sediri adalah salah satu oraganisasi mahasiswa yang diakui di kampus, yang juga merupakan bagian dari KM ITB karena itu harus memiliki hubungan dengan pihak-pihak internal kampus, baik pihak lembaga kemahasiswaa, pihak dosen, pihak karyawan, pihak rektorat. Keterbukaan dan Profesionalitas itulah Humas Internal Kampus (HIK). Karena HIK berperan untuk melihat kebutuhan-kebutuhan unit-unit lain, himpunan-himpunan, Kabinet KM, Aku memimpikan hubungan yang tak sekedar baik, tapi sangat baik, maka kebutuhan-kebutuhan itu bisa Gamais ketahui dan coba fasilitasi. Disitulah profesionalitas kita. Ketika Himpunan membutuhkan trainer untuk pengisi materi di agenda kaderisasi, maka mereka akan meminta Gamais untuk menjadi trainer-nya atau meminta saran ke Gamais tentang pemateri yang cocok dengan kondisi mereka. Ketika unit-unit mau mengadakan agenda gabungan maka, Gamais akan selalu diajak turut serta. Dengan keterbukaan dan hubungan yang terjaga, setiap lembaga-lembaga kampus, tahu dan mendukung apa-apa saja yang dilakukan Gamais. Ketika Gamais mengadakan sebuah kegiatan, maka segenap kampus akan mendukunganya, birokrasi yang dipermudah, massa yang berkerumun untuk hadir mengikutinya.

Sektor Internal

Sektor ini terwakili oleh 3 kata, ukhuwah, kader dan pembinaan. Dimana bermula dari ketiga kata itu kita mulai mencipta ribuan makna lain yang menjadi penyusun bangunan Gamais ITB.

Ukhuwah. Kata ini adalah representatif dari ikatan kami di Gamais, ikatan kekeluargaan. Karena itu aku memimpikan sebuah keluarga yang benar-benar memiliki rasa saling percaya di dalamnya, rasa keterbukaan, rasa sayang yang murni, rasa bahagia ketika bekerja bersama, rasa saling memiliki, dimana jika yang satu sedang kesusahan maka yang lain ikut merasakannya. Rasa bebas untuk berbagi, baik senyum, tawa, sedih, tangis, bahagia, gurauan, masalah, semua rasa yang bias dibagi. Rasa nyaman bila bersama. Rasa ukhuwah yang hangat sehangat mentari, itulah tentang BRTK.

Kader. Kata ini adalah ruh bagi Gamais, karena jika gamais adalah tubuh maka kader adalah ruhnya. Aku memimpikan kader gamais yang memiliki kapasitas yang lengkap, mampu menginisiasi, mengonsep, dan mengeksekusi. Kader gamais kelak akan menjadi suplai kader di wajihah-wajihah lain, sehingga harus memiliki karakteristik yang khusus dan kuat dari sisi ruhiyahnya. Profil kader IQPIDS dan 10 muwashofat kader adalah mutlak, itu adalah syarat cukup bagi seorang kader Gamais, sehingga pemenuhannya harus tetap terkontrol. Tapi kapasitas kader Gamais tidaklah sekedar syarat cukup itu, tapi harus lebih berkembang lagi, karena itu manajerial dan manajemen kader harus tertata rapi dan seimbang antara pembinaan dan pemberdayaan, disitulah letak fungsi Departemen Manajemen Sumber Daya Anggota (MSDA).

Pembinaan yang dimaksud disini adalah representasi dari permentoringan atau bila berupa lembaga adalah Badan Koordinasi Mentoring (BKM). Aku memimpikan kelak semua mahasiswa muslim ITB memiliki kelompok mentoring, artinya setiap muslim ITB mendapatkan pembinaan Islam yang kontinu. BKM menjadi badan yang paling tahu dan mampu memanajemen semua jenis permentoringan di kampus, baik mentoring TPB, dan tingkat 2 ke atas maupun mentoring lanjutan atau yang sudah khos. Sehingga semuanya dapat terukur dan terkendali. Something you can’t measure, you can’t control it.

Sektor Eksternal dan Jaringan

Pada zaman kenabian, sebelum Rasulullah akan menaklukan Mekah, dengan peristiwa yang disebut dengan futuh makah, yang dilakukan Rasulullah SAW adalah menantang atau menyatakan diri bahwa musuh ummat Islam saat itu adalah Romawi dan Persia, dan itu ditunjukan dengan ekspansi-ekspansi yang dilakukan para sahabat di masa selanjutnya. Sehingga kaum quraisy yang bermukim di mekah pada saat itu dapat takluk tanpa perlawanan sedikitpun, karena yang tertanam di suku quraisy itu adalah musuh Islam sekarang adalah Romawi dan Persia yang begitu besar, apa artinya kami, suku quraisy yang begitu kecil, kami tak mungkin melawan Islam. Itulah peran politis dan makna kata ekpansi atau eksternal.

FSLDK. Aku memimpikan Gamais bisa benar-benar menjadi sosok atau model bagi LDK lain di indonesia, karena itu sudah saatnya Gamais menunjukan bahwa Gamais memang pantas dijadikan model bagi LDK lain. Dengan melihat kondisi LDK lain di luar maupun di dalam bandung yang ternyata belum begitu baik, aku sangat berharap departemen FSLDK ini mampu membantu percepatan LDK lain dengan forum-forum dan study banding yang dilakukan. Sehingga dakwah kampus dapat berkembang beriringan di semua kampus di indonesia. Selain itu aku memimpikan sebuah tim Pelatihan Manajemen LDK (PMLDK), yang diamanahkan kepada Gamais, menjadi tim yang profesional dan mumpuni.

Humas Eksternal Kampus (HEK). Ranah jejaring Gamais tidaklah hanya berkisar pada alumni, tetapi juga dengan LSM, Media massa, ormas, kepolisian atau juga lembaga lain yang dapat saling membantu dalam pengembangan Islam. Aku memimpikan jaringan yang luas dan juga kuat, yang terhubung bukan hanya ketika Gamais membuatuhkan sesuatu, tapi hubungan silahturahmi yang kontinu. Sehingga dengan membangun hubungan yang baik dengan beragam lembaga ini Gamais dapat menunjukan perannya dalam porsi nasional maupun internasional.

Pengabdian Masyarakat (PM). Departemen ini adalah departemen yang menunjukan peran Gamais kepada khalayak luar kampus. Departemen yang menunjukan bahwa dakwah yang dilakukan Gamais adalah dakwah yang menyeluruh, menyentuh segala aspek, dan mengapresiasi semua kalangan. Departemen yang melakukan tindakan konkrit untuk mendakwahkan Islam dengan peduli kemanusiaannya atau juga dengan kegiatan-kegiatan yang membantu dan membangun masyarakat dalam bidang pendidikan terutama. Aku memimpikan Gamais yang berpikir global tapi bertindak lokal, artinya Gamais berpikir untuk membangun indonesia yang lebih baik dengan menghapuskan kemiskinan dan kesejahteraan pada rakyat, yang dilakukan tidak hanya dengan mewacanakannya kepada pemerintah, tapi ada tindakan nyata yang dilakukan Gamais. Aku memimpikan Gamais yang mampu memfasilitasi mahasiswa ITB untuk beramal pada momen kemanusiaan. Karena kebaikan tidak akan terjadi tanpa ada kesempatan, maka Gamais lah yang menciptakan kesempatan itu.

Sektor Keuangan

Aku memimpikan Gamais yang mandiri secara finansial, artinya Gamais bisa menghasilkan uang sendiri. Ketika Gamais mengadakan sebuah event dan butuh dana, kita tidak perlu mencari sponsor, karena kita mampu membiaya acara kita sendiri. Karena bagaimana pun juga dakwah membutuhkan dana, dan mereka berjuang (berjihad) dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah. Mereka itulah orang-orang yang benar( AlHujaraat :15).

Gamais Corporation adalah salah satu jawaban. Dengan beragam produknya yang inovatis, Gamais Press, Percetakan Gamais, Voucher Gamais, Infocus Gamais, Distro Gamais dan sebagainya, Gamais Corp. akan menjadi penyokong dana bagi Gamais dengan dana abadi ummat, yang menjadi sebuah tempat atau wadah untuk kader Gamais yang ingin berenterpreneur, bahkan kelak Gamais corp bisa menjadi salah satu pembangun ekonomi ummat.

Lalu untuk mengelola uang dan bertugas menjaga kas Gamais adalah tugas seorang bendahara. Anggaran belanja Gamais yang harus tetap terkontrol, tidak ada penggunaan uang yang sia-sia dan berlebih. Dimana dana dakwah harus tetap terjaga kebersihananya, maka proses audit haruslah jelas dan pelaporan haruslah rutin.

Sektor Akademik & Keprofesian

Keseimbangan dakwah sangatlah penting, tidak ada pernyataan lagi bahwa “nilai gw turun nih, gara2 aktif di Gamais”. Maka sektor ini yang berperan melakukan pemantauan akademik kader. Selain itu fungsi riset teknologi untuk pengembangan dakwah juga diamanahkan kepada sektor ini. Bagaimana membuat inovasi-inovasi dalam pemberdayaan teknologi.

Aku memimpikan Gamais yang memiliki sistem pemantauan IP yang valid bagi kader-kadernya, lalu kemudian ada mekanisme treatment bagi kader yang bermasalah. Sehingga nantinya Gamais ITB memiliki kader-kader yang seimbang antara akademis dan non akademis, tidak sekuler. Lalu ada wadah dan info-info tentang lomba-lomba penelitian ilmiah, sehingga Gamais bisa turut serta di dalamnya. Lalu ada kelompok-kelompok yang fokus pada kompetensi tertentu. Lalu ada career sharing dengan alumni-alumni Gamais yang telah berhasil di dunia kerja. Itu semua harus bisa dilakukan bahkan lebih lagi, karena Gamais adalah penyuplai Cendikiawan Muslim.

Sektor An-Nisaa

Terkait tentang kemuslimahan ITB, aku tidak terlalu banyak tahu. Tapi aku memimpikan Gamais ITB menjadi tempat bagi semua Muslimah ITB, yang sudah berjilbab maupun belum berjilbab. Karena Gamais bukan berisi orang-orang suci yang tanpa dosa, tapi Gamais menjadi wadah perbaikan dan pembinaan, jadi yang penting adalah perubahannya setelah ia di Gamais bukan pada saat ia masuk ke Gamais. Aku juga memimpikan Muslimah ITB menjadi pemrakarsa peradaban, karena muslimah tidak bisa dianggap remeh dengan mengkhultuskannya hanya sebagai ibu rumah tangga, tapi muslimah juga harus memiliki kapasitas yang mumpuni dalam bidangnya. Tentunya pendekatan kepada muslimah agak sedikit berbeda dengan pendekatan ke massa kampus pada umumnya, pendekatan dari hati yang penuh perasaan dan lembut, maka itu perlu diadakan sektor khusus yang fokus pada dakwah kepada Muslimah ITB. Itulah An-Nisaa.

KA Parahyangan, Jakarta-Bandung, 3 Januari 2009

Panji Prabowo

Iklan

4 thoughts on “Mimpi Mimpi Panji

  1. subhanallah, sempet-sempetnya di kereta…
    ya seperti yang sering antum ingatkan, bermimpilah maka Tuhan akan memeluk mimpimu.
    selama bumi berputar, selama jiwa dikandung badan, hidup yang hanya satu kali ini harus dimanfaatkan dengan baik sehingga produktif menggapai mimpi dan melahirkan karya-karya besar kita, sebagai hamba Allah SWT…
    semangat pak!

Apa komentarmu?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s