Erotomania November 1, 2009
Posted by panji prabowo in Dari media, Tulisan Lepas.Tags: psikologis
add a comment
Baru saja saya selesai nonton film perancis berjudul “A La Folie..Pas Du Tout“, durasi 90 menit. Film itu bercerita tentang seorang wanita yang jatuh cinta dan terobsesi pada seorang pria, dan menyangka pria tersebut juga mencintai wanita tersebut. Padahal pria tersebut bahkan tidak mengenalnya. Si wanita tersebut bahkan sampai meneror dan hampir membunuhnya pria tersebut. In the end of the movie dijelaskan ternyata wanita tersebut sakit jiwa, penyakit yang umum dikenal dengan EROTOMANIA.
Saya tertarik dengan hal tersebut, Jadinya saya googling dan mencari beragam informasi tentang psychological disorder, erotomania ini.
***
Erotomania adalah jenis khayalan di mana orang yang bersangkutan percaya bahwa orang lain jatuh cinta dengannya. Pertama kali ditelaah oleh psikiater asal perancis yang bernama Gaetan Gatian Clerambault, yang menyusun sebuah makalah yang membahas tentang gangguan kepribadian macam ini pada tahun 1921. walau referensi awal yang sejenis dengan gangguan ini telah ada dalam tulisan Hipokrates, Erasistratus, Plutark, dan Galen. Dalam dunia psikiatri sendiri referensi sejenis ini telah ada pertama kali dalam tahun 1623 dalam sebuah risalah berjudul Maladie d’amour ou melancolie erotique yang ditulis oleh Jacques Ferrand, dan juga disebut sebagai “old maid’s psychosis”, “erotic mania” dan “erotic self-referent delusions” sampai kemasa sekarang dimana disebut sebagai bentuk dari Erotomania atau de Clerambault’s Syndrome.
Inti utama dari bentuk sindrom ini adalah si penderita memiliki suatu khayalan atau delusi keyakinan bahwa ada orang lain, yang biasanya memiliki status sosial yang lebih tinggi, secara sembunyi-sembunyi memendam perasaan cinta kepadanya. Para penderita selalu yakin bahwa subjek dari delusi mereka secara rahasia menyatakan cinta mereka dengan isyarat halus seperti bahasa tubuh, pengaturan perabot rumah, atau dengan cara lain yang kemungkinan tidaklah mungkin (jika yang menjadi sasaran adalah seorang public figure maka akan diartikan secara salah oleh penderita, terhadap sesuatu yang tertulis dalam media massa tentang orang tersebut). Sering kali orang yang menjadi objek dalam delusi, hanya memiliki sedikit sekali hubungan atau bahkan tidak berhubungan sama sekali dengan sang penderita. Walau demikian sang penderita tetap percaya bahwa sang objek-lah yang memulai semua hubungan khayal itu. Delusi Erotomania sering ditemukan dalam sebuah gejala awal dari sebuah gangguan delusional atau dalam konteks Skizofrenia.
Terkadang subjek yang berada dalam delusi tidaklah pernah ada dalam dunia nyata, nemun yang lebih sering terjadi, subjek adalah publik figur seperti penyanyi terkenal, aktor, aktris, politikus, selebritis dll. Erotomania juga disebut-sebut sebagai suatu penyebab perilaku Stalking yaitu suatu bentuk perilaku memperhatikan orang lain tanpa sepengetahuan orang yang diperhatikan, lalu perlahan melakukan suatu upaya pendekatan yang bersifat mengganggu, biasanya dengan obsesi bahwa korban adalah orang yang perlu ditolong atau bahkan dimusnahkan. Selain itu Erotomania juga disebut sebagai penyebab dari bentuk suatu tindakan yang mengganggu orang lain.
Percobaan pembunuhan terhadap Mantan Presiden Amerika Serikat, Ronald Reagan oleh John Hinckley, Jr. dilaporkan telah diakibatkan oleh erotomania yang diderita Hinckley, yang merasa bahwa artis Jodie Foster akan membeberkan kepada publik bahwa ia cinta kepadanya setelah ia membunuh sang presiden. Hinckley sendiri terbebas dari jeratan hukum karena didiagnosa memiliki gangguan jiwa (skizofrenia).
Erotomaniac cenderung yang dimulai dengan hal-hal yang sederhana, seperti ungkapan kasih sayang yang halus kepada sasarannya kemudian sampai hal-hal di luar kendali dan dapat menyebabkan ekspresi kemarahan , frustasi dan kekerasan ketika ditinggal pergi atau diabaikan dan korban terus menegaskan kurangnya minat. Anehnya seorang penderita erotomania tidak bisa sama sekali untuk melihat korban (orang yang dirasa menyukainya) tidak menyukainya.
Penyembuhannya dapat dilakukan dengan cara, menegaskan bahwa orang yang dianggap menyukainya tidak tertarik untuk melanjutkan hubungan dengan yang menderita, lalu dilakukan terapi, alam konteks skizofrenia dan dapat diobati dengan antipsikotik atipikal.
***
Diakhir film tersebut ada kalimat menarik yang diungkapkan penderita Erotomania
Bien que mon a mour soit fou,ma raison calme les trop vives douleurs
de mon coeur en lui disant de patienter, et d’esperer toujours..
Walau cintaku gila, akal sehatku menenangkan rasa sakit dalam hatiku
Dia memberitahuku untuk bersabar dan terus berharap..
Perubahan Personality Types September 16, 2009
Posted by panji prabowo in Ceritaku.Tags: Diri, psikologis
add a comment
Ada beragam konsep personality types, salah satunya adalah konsep personality types yang membagi personality manusia menjadi 4 tipe, yaitu koleris, sangunis, melankolis, plegmatis. Terakhir saya mengikuti test ini, sekitar 1,5 tahun yang lalu, saya memperoleh hasil bahwa personality types yang dominan pada diri saya adalah plegmatis kemudian diikuti dengan melankolis . Namun semalam ketika saya mengikuti testnya lagi dengan menggunakan aplikasi personality test version 1.0.0 by dolly arifin, ternyata personality types yang dominan pada diri saya adalah melankolis kemudian diikuti oleh koleris, dengan nilai melankolis 16 dan koleris 15, jadi bisa dikatakan seimbang. Sedangkan plegmatis yang sebelumnya sangat dominan di diri saya menempati posisi terakhir.
Agak aneh memang, tapi dengan itu saya berfikir, mungkin kondisi kejiawaan pada saat tes sangat berpengaruh pada hasil, atau personality seseorang dapat berubah-berubah terhadap kondisi. Berteori sepeti itu jadi saya melist hal-hal yang berubah dalam hidup saya selama 1,5 tahun ini, yang mungkin berpengaruh pada tipe personality saya tersebut. Sehingga kemudian saya kumpulkan menjadi beberapa faktor umum utama yang menyebabkan berubahan personality types pada diri seseorang, antara lain :
- Sosio demografi. Keadaan social dalam sebuah lingkungan juga berpengaruh pada perubahan ini. Misalnya seorang yang plegmatis melankolis yang cenderung introvert dihadapkan pada kondisi yang begitu beragam dan dinamis, maka bisa berubah menjadi sanguinis.
- Posisi atau Jabatan. Hal ini sangat berpengaruh pada perubahan personality type, misalnya seorang plegmatis yang sulit mengambil keputusan bila menjadi pemimpin maka secara kejiwaan dipaksa menjadi seorang koleris.
- Orang yang dihadapi. Seseorang akan dipaksa berubah sesuai dengan orang yang dihadapinya. Misalnya, jika seorang yang tidak berorientasi tujuan berhadapan dengan orang yang juga tidak punya kemauan, tidak ada yang dominan antara keduanya, maka salah satu pasti akan mencoba untuk mendominasi yang lainnya. Semakin bervariasi orang yang dihadapi maka semakin handal seseorang menyesuaikan dirinya.
Faktor-faktor yang saya sebutkan diatas sebagain besar adalah factor yang sifatnya memaksa atau datang dari luar diri. Namun perubahan yang terjadi tidak hanya tergantung seberapa besar paksaan untuk berubah, tetapi kemampuan atau kemauan diri untuk beradaptasi atau berubah dengan keadaan lah yang sangat berperan penting untuk merubah, karena bisa saja seorang dengan tipe personality tertentu tetap berada dalam tipenya walaupun pengaruh factor-faktor diatas begitu besar, jika dirinya tidak mau menyesuaikan diri.
Oleh :
Panji Prabowo-bukan seorang psikolog
_____________________________________
Berikut adalah penjabaran personality types :
Melankolis
- Emosi:
Mendalam dan penuh pikiran, analitis, serius dan tekun, cenderung jenius, berbakat dan kreatif, artistik atau musikal, filosofis dan puitis, menghargai keindahan, perasa terhadap orang lain, suka berkorban, penuh kesadaran, idealis, bertindak sesuai dorongan hati, perasa
- Sebagai teman :
Hati-hati dalam berteman, puas tinggal di latar belakang, menghindari perhatian, setia dan berbakti, mau mendengarkan keluhan, bisa memecahkan masalah orang lain, sangat memperhatikan orang lain, terharu oleh airmata, penuh belas kasihan, mencari teman hidup ideal.
- Di pekerjaan :
Berorientasi jadwal, perfeksionis, standar tinggi, sadar perincian, gigih dan cermat, disiplin, tertib dan terrganisir, teratur dan rapi, ekonomis, melihat masalah, mendapat pemecahan kreatif, perlu menyelesaikan apa yang dimulai, suka diagram, grafik, bagan, daftar.
- Sebagai oang tua :
Menetapkan standar tinggi, ingin segalanya dilakukan dengan benar, menjaga rumah selalu rapi, mmerapikan barang anak-anak, mengorbankan keinginan sendiri untuk yang lain, mendorong intelegensi dan bakat.
- Kelemahan :
Mudah tertekan, punya citra diri rendah, suka menunda-nunda, mengajukan tuntutan yang tidak realistis kepada oang lain, pemurung, berfikir negatif, pengeritik, pendendam, kurang percaya diri, tidak ramah, teoritis.
Koleris
- Emosi :
Berbakat memimpin, dinamis dan aktif, sangat memerlukan perubahan, harus memperbaiki kesalahan, berkemauan kuat dan tegas, tidak emosional dalam bertindak, tidak mudah patah semangat, bebas dan mandiri, memancarkan keyakinan, bisa menjalankan apa saja, mantap, produktif, tegas, rela ambil resiko, percaya diri
- Sebagai orang tua :
Memberikan kepemimpinan kuat, menetapkan tujuan, memotvasi keluarga sebagai kelompok, tahu jawaban yang benar, mengorganisir rumah tangga.
- Di pekerjaan :
Berorientasi target, melihat seluruh gambaran, terotanisasi dengan baik, mencari pemecahan praktis, bergerak cepat, utnuk bertindak, mendelegasikan pekerjaan, menekankan pada hasil, membuat target, merangsang kegiatan, berkembang karena saingan.
- Sebagai teman :
Tidak terlalu perlu teman, mau bekerja untuk kegiatan, mau memimpin dan mengorganisir, biasanya selalu benar, unggul dalam keadaan darurat.
- Kelemahan :
Tuan tanpa salah (orang lain yang salah), terlalu pekerja keras, harus terkendali, tidak tahu bagaimana cara menangani orang lain, benar tapi tidak populer, tidak mudah bersimpati, kurang mempertimbagkan perasaan orang lain, memaksakan peraturan,kejam, sarkatis, tidak suka memuji, suka menguasa, suka menang sendiri, bangga diri, licik.
Plegmatis
- Emosi :
Kepribadian rendah hati, mudah bergaul dan santai, diam, tenang, sbaar, keseimbangan baik, hidup konsisten, tenang tetapi cerdas, simpatik dan baik hati, menyembunyikan emosi, bahagia, menerima kehidupan, serba guna, segan memimpin, suka melucu, kuno.
- Sebagai Orang tua :
Menjadi orang tua yang baik, menyediakan waktu bagi anak-anak, tidak tegesa-gesa, bias mengambil yang baik dari yang buruk, tidak mudah marah.
- Sebagai teman :
Mudah diajak bergaul, menyenanakgkan, tidak suka menyinggung, pendengar yang baik, selera humor yang ‘menggigit, suka mengawasi orang, punya banyak teman, suka belas kasihan dan perhatian
- Di pekerjaan :
Cakap dan mantap, damai dan mudah sepakat, punya kemampuan administrative, menjadi penengah masalah, menghindari konflik, baik di bawah tekanan, menemukan cara yang mudah.
- Kelemahan :
Seperti tidak ada keberadaannya, melawan perubahan, tampaknya malas, punya kemauan baja yang tenang, tampaknya tidak berpendirian, tidak memiliki motivasi, tidak bergairah, sukar menangambilmkeputusan, takut mengambil resiko
Sanguinis
- Emosi :
Kepribadian yang menari, suka berbicara, menghidupkan situasi, rasa humor yang hebat, ingatan yang kuat untuk warna, secara fisik memukau, pendengar, emosional dan demonstrative, antusias dan ekspresif, periang dan penuh semangat, penuh rasa ingin tahu, baik di panggung, lugu dan polos, hidup di masa sekarang, mudah diubah, berhati tulus, selalu kekanank-kanakan, skap positif, hangat, mengajukan diri.
- Sebagai teman :
Mudah berteman, mencintai orang, suka dipuji, tampak menyenangkan, dicemburui orang lain, bukan pendendam, cepat minta maaf, mencegah saat membosankan, suka kegiatan spontan
- Sebagai orang tua :
Membuat rumah menyenangkan, disukai teman anak-anak, mengubah bencana menjadi humor, merupakan pemimpin sirkus
- Di pekerjaan :
Sukarelawan untuk tugas, memikirkan kegiatan baru, tampak hebat dipermukaan, kreatif dan inovatif, punya energy dan antusiasme, mengilhami orang lain untuk ikut, mempesona orang lain untuk bekerja.
- Kelemahan :
Tidak ada tindak lanjut, orang tanpa kesalahan (mereka tidak benar-benar percaya bahwa mereka punya kesalahan besar), berbicara terlalu banayk, mementingkan diri sendiri, punya ingatan yang belum dikembangkan, teman yang tidak tetap pikirannya dan pelupa, menyela dan menjawab untuk orang lain, tidak tertib dan tidak dewasa, derewer, jarang cemas, tidak disiplin, mudah terpengaruh, tidak bertanggung jawab, suka membesar-besarkan
kasih sayang pembantu.. February 11, 2009
Posted by panji prabowo in Dari media.Tags: Pendidikan, psikologis
3 comments

ini adalah jawaban ujian dari salah satu anak SD. ya ini akibatnya kl ortu pada repot kerja dan anak seharian ‘disayang’ pembantu.
___________
aku dan dia berbeda… June 13, 2008
Posted by panji prabowo in Ceritaku, Tulisan Lepas.Tags: psikologis, Teman2
2 comments
terasa atau tidak, sadar atau tidak, pertengkaran antara manusia lebih banyak terjadi antara yang berbeda gender. alias pertengkaran antara cowo dan cewe.. Nah,sekarang gw coba membahas itu..
knapa pula judulnya aku dan dia?? coba merepresentasikan saja aku-nya cowo dan dia-nya cewe.hehehe…
terus kenapa cowo dan cewe lebih sering bertengkar??hel ini dikarenakan adanya perbedaan2 (dalam komunikasi ataupun cara berfikir atau juga kebutuhannya)…
aku dan dia beda bahasa..
poin penting dalam komunikasi adalah bahasa, bagaimana komunikasi bisa berjalan dengan baik jika bahasa yang digunakan adalah berbeda..
beberapa contoh,(diambil dari kehidupan nyata. hehehe…)
case 1, cewe sedang cerita ttg permasalahannya…
ce: “percaya ga..temen2ku ga ada yg mau peduli ttg masalahku ini??”
cowo mengartikannya sebagai “berarti dia memiliki teman2 yang tidak peduli-an” atau kalo cowo yang sedikit error mengartikannya sebagai “masalah begitu aja koq dibesar2in sih”
padahal yg dimaksud si cewe-nya adalah “i need you, to share my problems”
case 2, cowo meminta maaf karena melakukan kesalahan..
co: “maaf ya..”
cewe mengartikannya sebagai “ini masalah kecilkan,jadi maafin ajalah…”
padahal yang dimaksud si cowo-nya adalah “aku benar-benar menyesal..”
aku dan dia beda kebutuhan..
Ini juga yang sering jadi permasalahan, sebenernya cowo dan cewe tuh beda kebutuhan. Cewe ingin dimengerti, cowo ingin diterima/(merasa) dibutuhkan.
cewe ingin didengar tanpa dihakimi,tanpa selaan yg tdk diminta dan dibenarkan. Ini yang sering tidak dimengerti cowo. sering kali ketika ada seorang cewe sedang cerita ttg masalahnya, cowo biasanya langsung mendominasi seolah menyepelekan dan memberi saran (lebih tepat arahan) padahal sebenernya tidak diminta. Nah lho…
cowo dalam keadaan apapun ga suka ditolak. Hal ini juga yang tidak dimengerti oleh cewe. Misalnya ketika cowo memberikan bantuan dalam hal apapun trmasuk dukungan moril ataupun saran, lalu langsung terbantahkan (penolakan) oleh cewe tsb. Ini akan membuatnya sakit hati dan membuat cowo itu males u/ melakukannya lagi. Wayoo lho…
secara naluri wajar cewe selalu membesr2kan maslaah, karena cewe ingin diprhatikan dan dimgerti. Sedang cowo otaknya linear,sistem limbiknya diaklahkan oleh otak kiri,sehingga memproses informasi dengan logis. Sehingga informasi yg sdh dibesr2kn ttp diterimanya dg logis pula. krn itulah sering terjadi pertengkaran itu. Masalah utamanya adalah komunikasi!!!
Karena itu butuh kerendahan hati dari pihakmanapun untuk bisa saling memahami..
___________________________________
Diambil dari berbagai sumber.
Nb:Maaf klo sok tahu…hehehe…
Curhat di StatusMessage YM January 28, 2008
Posted by panji prabowo in Ceritaku.Tags: Diri, psikologis
3 comments
Status message di YM jadi tempat curhat dadakan…knapa engga??
sebenernya gw bukan orang yg suka curhat, tapi lucu juga ngeliat status messege temen2, jadi ladang curhat, malah tempat promosi..
Nih..ada contoh..kita analisis yuk
“hiks..hiks..kini dy pergi”–>ni orang pasti baru putus!!
” aku disini untukmu…”–>ni kayakny copi dari lagu deh..ga modal
“gue ga disini”–>nih aneh,OL koq ditinggal..
“lagi makan siang”–>makan aja pamer..
“aku mobil??”–>tukang lawak nih orang, i’m mobile di artikan seperti itu..
“Waaah…”–>ini ga jelas..
“silakan di buzz”–>ni orang lagi ga punya temen yg diajk ngobrol kayaknya..
“Arrrrrggggghhhh@#4%$@%^*”–>ni orang lagi stress nih..
“Kapan Dia Datang??,AnNur26″–>lagi nyari jodoh kyknya..hahaha
” Lagi On Air di(link radio winamp)–>lg mau didengerin
“Mampus gue”–> ini mah status yg sering gw pke..
“Eh..”–> sepertinya tunggu ditanyain..
“Mencari yg diridhoi-Nya;”–> subhanallah ya..
“antara hidup dan mati (link ke blog)–>ini mah, promosi postingan baru!!
“=q =d =b =p nyam2, SMS aja klo urgent”–> ini gw ga ngerti ^.^!
” N71,baru-1,5jt”–>jualan mas??
kt temen gw,anak psikologi,’ ekspresi sederhana bisa mencerminkan pribadi orangny’kayaknya bwt bahan TA-nya dia nih..
Tapi juga suka ada yg baik, ngasih petuah2 bijak gitu..contohnya gw (YM = panji_ikhwnaulmuslimin) ,,promosi juga ah….gpp-lah kan buat nambah temen!!
**
NB: mohon maaf bwt yg status message nya di pajang disini, cuma buat iseng aja…

