Yobikake November 9, 2009
Posted by panji prabowo in Dari media.add a comment
1. SAN
Mungkin sudah banyak yang tahu kalau san itu diletakkan di belakang nama orang untuk memanggil nama orang tersebut. Ini adalah cara panggil untuk seseorang pada umumnya. san ini bisa berarti PAK, BU, MAS, MBAK dan lain-lain. Laki-laki atau perempuan, tua atau muda untuk memanggil nama orang dengan sopan, kita mesti ditambah dengan san ini. Terutama jika kita belum akrab dengan orangnya. Yang harus diingat adalah, nama sendiri tidak boleh dikasih san. Ini hanya digunakan untuk menyebut nama orang lain saja. Contoh panggilan menggunakan san : Yamada-san, Kobayashi-san, Agus-san dan lain-lain.
2. KUN
kun umumnya dipakai untuk memanggil anak remaja laki-laki atau bawahan atau yunior kita. Meskipun kadang-kadang ada juga atasan/guru yang memanggil bawahan/murid perempuannya dengan menambahkan kata kun di belakangnya. Yang perlu diingat, ini hanya untuk memanggil orang yang sebaya atau lebih muda dari kita dan sudah akrab. Kita tidak boleh pakai kun untuk memanggil senior atau atasan kita.Contoh panggilan menggunakan kun adalah : Tarou-kun, Oki-kun, Ichiro-kun dan lain-lain.
3. CHAN
chan itu untuk panggilan sayang. Seringnya dipakai untuk memanggil anak kecil, tapi bisa juga untuk memanggil cewek atau cowok yang sudah akrab dengan kita. Contoh panggilan menggunakan chan adalah : shizuka-chan, Shin-chan, Wati-chan dan lain-lain.
4. SENSEI
Untuk memanggil guru kita, kita harus menambahkan sensei di belakang nama beliau. Atau tanpa sebut namanya, kita panggil sensei saja, itu sudah berarti PAK GURU atau BU GURU. Meskipun begitu, sensei sebenarnya gak cuma untuk panggilan guru saja, orang-orang yang mempunyai keahlian khusus juga dipanggil sensei. Misalnya untuk memanggil DOKTER, kita panggil beliau dengan sensei.
5. SEMPAI
Ini untuk memanggil SENIOR kita. Kita boleh menyebut nama terus menambahkan kata sempai atau cukup dengan sempai saja.
Sebenarnya masih banyak lagi yobikake yang lain, tapi untuk sementara kita cukupkan sampai di sini dulu. Kami harap di antara kalian ada yang nambahin supaya informasinya tambah banyak.
Love Indonesia November 4, 2009
Posted by panji prabowo in Dari media.add a comment
No..ini lapangan banteng
No..it is Thamrin…
No it is karebosi makasar..
bukan ini mangga dua
Jangan ketipu,ini bukan newzeland..
tapi pulau komodo
Masih serasa di Monaco khan? jangan salah ini di Bunaken
Kalo ini serasa di Afrika… tp di Gunung Kidul
Kayak universitas di Eropa yah
irip Kota Gaza …padahal ini Medan Bung
Jangan berharap ada Spiderman yahh karena ini gak di NY
Umm kayak di Singapura yahh padahal ini Gramedia Surabaya loh
Wah kalo ini serasa mau melintas negara bagian di US..padahal mau nyebrang Suramadu hehe
Erotomania November 1, 2009
Posted by panji prabowo in Dari media, Tulisan Lepas.Tags: psikologis
add a comment
Baru saja saya selesai nonton film perancis berjudul “A La Folie..Pas Du Tout“, durasi 90 menit. Film itu bercerita tentang seorang wanita yang jatuh cinta dan terobsesi pada seorang pria, dan menyangka pria tersebut juga mencintai wanita tersebut. Padahal pria tersebut bahkan tidak mengenalnya. Si wanita tersebut bahkan sampai meneror dan hampir membunuhnya pria tersebut. In the end of the movie dijelaskan ternyata wanita tersebut sakit jiwa, penyakit yang umum dikenal dengan EROTOMANIA.
Saya tertarik dengan hal tersebut, Jadinya saya googling dan mencari beragam informasi tentang psychological disorder, erotomania ini.
***
Erotomania adalah jenis khayalan di mana orang yang bersangkutan percaya bahwa orang lain jatuh cinta dengannya. Pertama kali ditelaah oleh psikiater asal perancis yang bernama Gaetan Gatian Clerambault, yang menyusun sebuah makalah yang membahas tentang gangguan kepribadian macam ini pada tahun 1921. walau referensi awal yang sejenis dengan gangguan ini telah ada dalam tulisan Hipokrates, Erasistratus, Plutark, dan Galen. Dalam dunia psikiatri sendiri referensi sejenis ini telah ada pertama kali dalam tahun 1623 dalam sebuah risalah berjudul Maladie d’amour ou melancolie erotique yang ditulis oleh Jacques Ferrand, dan juga disebut sebagai “old maid’s psychosis”, “erotic mania” dan “erotic self-referent delusions” sampai kemasa sekarang dimana disebut sebagai bentuk dari Erotomania atau de Clerambault’s Syndrome.
Inti utama dari bentuk sindrom ini adalah si penderita memiliki suatu khayalan atau delusi keyakinan bahwa ada orang lain, yang biasanya memiliki status sosial yang lebih tinggi, secara sembunyi-sembunyi memendam perasaan cinta kepadanya. Para penderita selalu yakin bahwa subjek dari delusi mereka secara rahasia menyatakan cinta mereka dengan isyarat halus seperti bahasa tubuh, pengaturan perabot rumah, atau dengan cara lain yang kemungkinan tidaklah mungkin (jika yang menjadi sasaran adalah seorang public figure maka akan diartikan secara salah oleh penderita, terhadap sesuatu yang tertulis dalam media massa tentang orang tersebut). Sering kali orang yang menjadi objek dalam delusi, hanya memiliki sedikit sekali hubungan atau bahkan tidak berhubungan sama sekali dengan sang penderita. Walau demikian sang penderita tetap percaya bahwa sang objek-lah yang memulai semua hubungan khayal itu. Delusi Erotomania sering ditemukan dalam sebuah gejala awal dari sebuah gangguan delusional atau dalam konteks Skizofrenia.
Terkadang subjek yang berada dalam delusi tidaklah pernah ada dalam dunia nyata, nemun yang lebih sering terjadi, subjek adalah publik figur seperti penyanyi terkenal, aktor, aktris, politikus, selebritis dll. Erotomania juga disebut-sebut sebagai suatu penyebab perilaku Stalking yaitu suatu bentuk perilaku memperhatikan orang lain tanpa sepengetahuan orang yang diperhatikan, lalu perlahan melakukan suatu upaya pendekatan yang bersifat mengganggu, biasanya dengan obsesi bahwa korban adalah orang yang perlu ditolong atau bahkan dimusnahkan. Selain itu Erotomania juga disebut sebagai penyebab dari bentuk suatu tindakan yang mengganggu orang lain.
Percobaan pembunuhan terhadap Mantan Presiden Amerika Serikat, Ronald Reagan oleh John Hinckley, Jr. dilaporkan telah diakibatkan oleh erotomania yang diderita Hinckley, yang merasa bahwa artis Jodie Foster akan membeberkan kepada publik bahwa ia cinta kepadanya setelah ia membunuh sang presiden. Hinckley sendiri terbebas dari jeratan hukum karena didiagnosa memiliki gangguan jiwa (skizofrenia).
Erotomaniac cenderung yang dimulai dengan hal-hal yang sederhana, seperti ungkapan kasih sayang yang halus kepada sasarannya kemudian sampai hal-hal di luar kendali dan dapat menyebabkan ekspresi kemarahan , frustasi dan kekerasan ketika ditinggal pergi atau diabaikan dan korban terus menegaskan kurangnya minat. Anehnya seorang penderita erotomania tidak bisa sama sekali untuk melihat korban (orang yang dirasa menyukainya) tidak menyukainya.
Penyembuhannya dapat dilakukan dengan cara, menegaskan bahwa orang yang dianggap menyukainya tidak tertarik untuk melanjutkan hubungan dengan yang menderita, lalu dilakukan terapi, alam konteks skizofrenia dan dapat diobati dengan antipsikotik atipikal.
***
Diakhir film tersebut ada kalimat menarik yang diungkapkan penderita Erotomania
Bien que mon a mour soit fou,ma raison calme les trop vives douleurs
de mon coeur en lui disant de patienter, et d’esperer toujours..
Walau cintaku gila, akal sehatku menenangkan rasa sakit dalam hatiku
Dia memberitahuku untuk bersabar dan terus berharap..
Update Pemilu Rektor ITB October 26, 2009
Posted by panji prabowo in Dari media, InHarmoniaProgressio.2 comments
1. Adang Surahman, Prof.Dr.Ir., M.Sc : Wakil Rektor Bidang Akademik ITB, Dosen Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL)–ITB
2. Akhmaloka, Dr : Dekan Fakultas Matematikan dan Ilmu Pengetahuan (FMIPA)– ITB
3. Deny Juanda Puradimaja, Prof.Dr.Ir., DEA : Ketua Satuan Penjaminan Mutu ITB, Ketua Kelompok Keilmuan Geologi Terapan, FITB, Kepala Bappeda Jawa Barat (co–assignment)
4. Indra Djati Sidi, Ph.D : Dosen Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL)–ITB, Ketua Dewan Pembina Klub Guru Indonesia
5. Suhono Harso Supangkat, Prof.Dr.Ir., M.Eng, CGEIT : Kepala Pusat Inkubator Bisnis dan Industri ITB, Dosen Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI)– ITB, Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika
lihat berita sebelumnya : 10 bakal calon rektor itb 2010-2014
Susunan Kabinet Indonesia Bersatu II October 21, 2009
Posted by panji prabowo in Dari media.Tags: Pemerintahan
add a comment
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akhirnya mengumumkan susunan menteri Kabinet Indonesia Bersatu II di Istana Negara, Jakarta, Rabu (21/10) pukul 22.00. Berikut ini daftar menteri dan pejabat negara dalam kabinet baru yang akan menjabat pada periode tahun 2009-2014.
1. Menko Politik, Hukum, dan Keamanan: Marsekal TNI Purn Djoko Suyanto
2. Menko Perekonomian: Hatta Rajasa
3. Menko Kesra: Agung Laksono
4. Menteri Sekretaris Negara: Sudi Silalahi
5. Menteri Dalam Negeri: Gamawan Fauzi
6. Menteri Luar Negeri: Marty Natalegawa
7. Menteri Pertahanan: Purnomo Yusgiantoro
8. Menteri Hukum dan HAM: Patrialis Akbar
9. Menteri Keuangan: Sri Mulyani
10. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: Darwin Zahedy Saleh
11. Menteri Perindustrian: MS Hidayat
12. Menteri Perdagangan: Mari Elka Pangestu
13. Menteri Pertanian: Suswono
14. Menteri Kehutanan: Zulkifli Hasan
15. Menteri Perhubungan: Freddy Numberi
16. Menteri Kelautan dan Perikanan: Fadel Muhammad
17. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi: Muhaimin Iskandar
18. Menteri Pekerjaan Umum: Djoko Kirmanto
19. Menteri Kesehatan: Endang Rahayu Sedyaningsih
20. Menteri Pendidikan Nasional: M Nuh
21. Menteri Sosial: Salim Assegaf Aljufrie
22. Menteri Agama: Suryadharma Ali
23. Menteri Kebudayaan dan Pariwisata: Jero Wacik
24. Menteri Komunikasi dan Informatika: Tifatul Sembiring
25. Menneg Riset dan Teknologi: Suharna Surapranata
26. Menteri Negara Urusan Koperasi dan UKM: Syarifudin Hasan
27. Menneg Lingkungan Hidup: Gusti Moh Hatta
28. Menneg Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Linda Agum Gumelar
29. Menneg Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: EE Mangindaan
29. Menneg Pembangunan Daerah Tertinggal: Helmy Faisal Zaini
31. Menneg PPN/Kepala Bappenas: Armida Alisjahbana
32. Menneg BUMN: Mustafa Abubakar
33. Menneg Perumahan Rakyat: Suharso Manoarfa
34. Menneg Pemuda dan Olahraga: Andi Mallarangeng
Pejabat Negara:
1. Ketua Unit Kerja Presiden Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan: Kuntoro Mangkusubroto
2. Kepala BIN (Badan Intelijen Negara): Jenderal Pol Purn Sutanto
3. Kepala BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal): Gita Wirjawan










