jump to navigation

sense berkarya… April 29, 2008

Posted by panji prabowo in InHarmoniaProgressio, Tulisan Lepas.
Tags:
add a comment

Melihat capaian prestasi Mahasiswa ITB di Tingkat Nasional, semakin menguatkan teoriku, bahwa mahasiswa ITB sudah kehilangan sense untuk berkarya. Sebagai contoh lihat KRI dan KRCI serta kejuaraan Galelobot yang dadakan HMFT ITB tanggal 25-26 April 2008 kemarin, Dari 3 besar juaranya, juara 1 dan 2 direbut oleh UGM dan juara 3 oelh Gunadarma..(ITB bahkan kalah dari Gunadarma T.T)
Bukan kemampuannya yang kurang, tapi kemauannya yang tidak ada. Semangat berkarya itu lenyap ditelan tugas kuliah dan tuntutan akademik. Hal itu menyebabkan dominan mahasiswa ITB hanya berorientasi pada kuliah, dapat nilai bagus, lalu kerja diperusahaan asing dengan gaji yng besar. Sense untuk berkarya dan penelitian sudah luntur. Hanya kepentingan pribadi saja yang diutamakan (mungkin saya sendiri juga termasuk).
Sebenernya ini masalah yang cukup besar, karena semangat berkarya dan penelitian adalah bertujuan untuk pengabdian kepada masyarakat. Dan mahasiswa ITB termasuk kaum intelektual Indonesia, yang berperan sebagai midle calss yang bukan hanya mempermasalahkan kebijakan pemerintah, tapi juga memberi solusi yang inovatif. Dan jika semangat itu untuk berkarya itu tidak ada, bagaimana bisa membangun Indonesia jadi lebih baik. Padahal, mungkin suatu saat nanti kitalah akan memimpin peradaban di Indonesia ini. Apakah juga dengan keegoisan dan kepentingan pribadi?

dia.. April 23, 2008

Posted by panji prabowo in Syair.
Tags:
1 comment so far

Temukan apa arti dibalik cerita
Hati ini terasa berbunga-bunga
Membuat seakan aku melayang
Terbuai asmara

Adakah satu arti dibalik tatapan
Tersipu malu akan sebuah senyuman
Membuat suasana menjadi nyata
Begitu indahnya

Dia seperti apa yang selalu ku nantikan aku inginkan
Dia melihatku apa adanya seakan kusempurna

Tanpa buah kata kau curi hatiku
Dia tunjukkan dengan tulus cintanya
Terasa berbeda saat bersamanya
Aku jatuh cinta

Dia bukakan pintu hatiku yang lama tak bisa kupercayakan cinta
Hingga dia disini memberi cintaku harapan

Sosok Fahri di Dunia Nyata April 22, 2008

Posted by panji prabowo in Dari media, Tulisan Lepas.
Tags:
add a comment

Oleh :

Ronald Tanamas, Iin Yumiyanti – detikcom

Jakarta – Masih ingat perjodohan Fahri dengan Aisha? Anda yang pernah
menonton film Ayat-Ayat Cinta pasti masih mengenangnya. Fahri, tokoh utama
film itu, yang dicitrakan teguh beragama tidak melewati fase pacaran sebelum
menikah.

Fahri dijodohkan oleh Syaikh Ustman Abdul Fattah, ulama besar Mesir yang
menjadi gurunya dengan Aisha, keponakan salah seorang teman si Syaikh.
Sebelum menikah Fahri hanya melakukaan taaruf alias perkenalan. Setelah
taaruf itu, seminggu kemudian, Fahri dan Aisha melangsungkan akad nikah.

Kisah Fahri dan Aisha itu memang hanya cerita fiksi yang dikarang oleh
Habiburrahman El Shirazy dalam novel Ayat Ayat Cinta (AAC) yang kemudian
difilmkan. Namun ternyata kisah serupa Fahri tidak jarang dijumpai di dunia
nyata. Salah satu contohnya adalah yang dilakukan Ketua Majelis
Permusyawaratan Rakyat Indonesia DR. H. Muhammad Hidayat Nurwahid, MA., Lc.

Ketua MPR yang menjadi duda setelah istrinya meninggal itu, pertengahan Mei
nanti akan melakukan pernikahan yang kedua. Uniknya, Hidayat dan calon
istrinya, Diana Abbas Thalib, belum mengenal lama sebelumnya, apalagi sempat
pacaran.

Hidayat, ayah dari empat putra itu dijodohkan dengan Diana oleh Yoyoh
Yusroh, anggota DPR dari PKS. Diana, merupakan murid Liqok, Yoyoh. Mendapat
profil Diana, Hidayat yang sejak kematian istrinya terus menerus ditawari
jodoh oleh teman-temannya itu, kali ini merasa sreg. Demikian pula Diana.

Maka kemudian mereka pun melakukan taaruf alias perkenalan. Menurut Diana,
taaruf yang dilakukan dengan Hidayat lebih ribet dibandingkan taaruf yang
dilakukan Fahri dan Aisha. “Kalau di Ayat-Ayat Cinta itu, kan tokohnya bukan
Ketua MPR, jadi lebih simple, nggak ribet,” cerita Diana saat ditemui
detikcom, pada 16 April lalu.

Diana yang ditemui satu hari setelah acara pinangan itu tampak bahagia.
Perempuan berdarah Arab itu ceria dengan mengenakan kerudung warna ungu
dengan t-shirt lengan panjang biru tua serta jins warna biru. Diana mengaku
baru mengenal Hidayat 3 minggu dan sudah melakukan pertemuan sebanyak 3
kali.

Dalam taaruf pertama kali, Diana dan Hidayat memperkenalkan profilnya
masing-masing. Saat itu, selain kedua keluarga, taaruf juga dihadiri Yoyoh
Yusroh. Dia mengaku surprise setelah bertemu langsung dengan Hidayat.

Ia tidak menyangka pria yang profilnya telah diketahuinya dari berita di
media massa ternyata orang yang sederhana, rendah hati dan sabar. Berbeda
dengan karakternya yang energik dan dinamis.

“Kami bicara biasa saja tapi secara tidak kami sadari, kami menggambarkan
sedikit profil kami. Kami memang memiliki background yang berbeda. Tapi kami
memiliki visi yang sama,” kisah Diana.

Setelah merasa cocok, Diana dan Hidayat lantas mempertemukan anak
masing-masing. Hidayat dari istrinya pertama, almarhum Kastian, memiliki
empat anak. Sementara Diana memiliki seorang anak laki-laki.

“Saya ketemu dengan anak beliau, dan alhamdulillah mereka butuh figur ibu.
Insya Allah saya bisa berikan itu. Dan anak saya butuhkan kasih sayang dan
perlindungan ayah dan Pak Hidayat juga insya Allah bisa menganggap anak saya
sebagai anaknya sendiri,” cerita Diana yang berprofesi sebagai seorang
dokter.

Kemudian dilakukanlah taaruf yang ketiga, yakni berkenalan dengan kedua
orang tua masing-masing. Kedua orang tua ternyata mendukung dan akhirnya
pasangan ini pun masuk pada tahap khitbah atau lamaran.

Kendati baru 3 minggu kenal dan 3 kali bertemu, Diana mantap mengikatkan
diri pada tali perkawinan. “Mungkin perkenalannya akan lebih banyak ketika
kami sudah menikah,” tandas perempuan penyayang binatang ini.

Kedua pasangan berbahagia itu menjadwalkan akan melangsungkan pernikahan
pada 10 Mei mendatang. Diana yang sudah mengenal aktivitas Hidayat sudah
bersiap-siap menjadi pendamping yang mendukung aktivitas sang ketua MPR itu.
Ia berjanji akan menjadi istri lebih dari biasa untuk Hidayat.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amidhan berpendapat perjodohan Hidayat
dan Diana merupakan salah satu contoh yang bagus dalam proses pernikahan
menurut Islam. Ditegaskan, Islam tidak mengenal adanya budaya pacaran.
“Dengan melakukan ta’aruf dan pernikahan Islami berarti pasangan tersebut
sama-sama menjaga diri dari maksiat,” kata Amidhan kepada detikcom.

Amidhan menambahkan, Islam memandang pembentukan keluarga itu sebagai salah
satu jalan untuk merealisasikan tujuan-tujuan yang lebih besar yang meliputi
berbagai aspek kemasyarakatan berdasarkan Islam. Ikatan pernikahan
mempunyai pengaruh besar dan mendasar terhadap kaum muslimin dan eksistensi
umat Islam. ( iy / ron )

kontroversi.. April 17, 2008

Posted by panji prabowo in Ceritaku.
Tags:
add a comment

waktu : 16 maret 2008, jam 9an..

tempat : pojok parkiran maribaya

bocah2 ini ketahuan melakukan tindakkan memalukan…

hahaha…

cerita tukang ledeng April 17, 2008

Posted by panji prabowo in Tulisan Lepas.
Tags:
add a comment

That’s So Amazing

Suatu hari bos Mercedez Benz mempunyai masalah dengan kran air dirumahnya

Kran itu selalu bocor hingga dia kawatir anaknya terpeleset jatuh. Atas rekomendasi seorang temannya , Mr. Benz menelpon seorang tukang ledeng untuk memperbaiki kran miliknya. Perjanjian perbaikan ditentukan 2 hari kemudian karena si tukang ledeng rupanya cukup sibuk. Si tukang ledeng sama sekali tidak tahu bahwa si penelpon adalah bos pemilik perusahaan mobil terbesar di Jerman.

Satu hari setelah ditelpon Mr.Benz , pak tukang ledeng menghubungi mr.Benz untuk menyampaikan
terima kasih karena sudah bersedia menunggu satu hari lagi . Bos Mercy-pun kagum atas pelayanan dan cara berbicara pak tukang ledeng .

Pada hari yang telah disepakati , si tukang ledeng datang ke rumah Mr.Benz untuk memperbaiki kran yang bocor . Setelah kutak sana kutak sini , kranpun selesai diperbaiki dan pak tukang ledeng pulang setelah menerima pembayaran atas jasanya .

Sekitar 2 minggu setelah hari itu, si tukang ledeng menghubungi Mr.Benz untuk menanyakan apakah kran
yang diperbaiki sudah benar-benar beres atau masih timbul masalah ? Mr. Benz berpikir pasti orang ini orang hebat walaupun cuma tukang ledeng . Mr. Benz menjawab di telepon bahwa kran dirumahnya sudah benar-benar beres dan mengucapkan terima kasih atas pelayanan pak tukang ledeng ..

Tahukah anda bahwa beberapa bulan kemudian mr. Benz merekrut si tukang ledeng untuk bekerja di perusahaannya? Ya , namanya Christopher L.Jr . Saat ini beliau adalah General manager Customer Satisfaction (Kepuasan Pelanggan) and Public Relation di Mercedez Benz !